Categories: KORLANTAS

Korlantas Polri Turun Tangan Ungkap Tragedi Maut Pantura Indramayu, Teknologi 3D Laser Scanner Dikerahkan

Indramayu, Bharindo.co.id – Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bergerak cepat melakukan asistensi dalam penanganan kecelakaan lalu lintas maut yang terjadi di Jalan Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (13/7/2026). Peristiwa tragis yang melibatkan 18 orang tersebut mengakibatkan 12 orang meninggal dunia dan menjadi perhatian serius jajaran Polri.

Atas arahan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. I Made Agus Prasatya langsung mengerahkan tim asistensi ke lokasi kejadian guna membantu proses penyelidikan secara menyeluruh.

Tim asistensi dipimpin Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Mariochristy P. S. Siregar, sementara pelaksanaan teknis di lapangan dikomandoi Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri AKBP Sandhi Widyanoe, S.I.K., M.Sc., Ph.D.

Dalam pelaksanaannya, tim bekerja bersama Ditgakkum Polda Jawa Barat, Satlantas Polres Indramayu, Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Polri, serta melibatkan Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Barat.

Hasil pendalaman awal terhadap olah tempat kejadian perkara (TKP), keterangan saksi, serta barang bukti menunjukkan bahwa tidak ditemukan jejak pengereman dari dua unit truk Hino yang terlibat sebelum menghantam kendaraan Daihatsu Grand Max yang saat itu sedang berhenti untuk berputar balik.

Penyidik juga telah meminta keterangan dari pengemudi truk. Namun, proses pemeriksaan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi psikologis yang bersangkutan karena masih mengalami trauma pascakecelakaan.

Untuk memperkuat proses penyelidikan, tim turut mengumpulkan rekaman video yang beredar di media sosial guna membantu analisis kecepatan kendaraan sebelum tabrakan terjadi. Sementara itu, hasil penelusuran CCTV di sekitar lokasi belum menemukan kamera yang mengarah langsung ke titik kecelakaan.

Sebagai bagian dari pendekatan ilmiah, Ditgakkum Korlantas Polri bersama Tim TAA melakukan olah TKP menggunakan teknologi 3D Laser Scanner. Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan adanya perbedaan elevasi permukaan jalan sekitar 10 sentimeter antara jalur A dan jalur B.

Selain itu, di lokasi kejadian juga tidak ditemukan rambu lalu lintas maupun petunjuk arah menuju titik putar balik.

Tim investigasi turut mengidentifikasi bahwa lokasi putar balik yang digunakan kendaraan bukan merupakan U-turn resmi, melainkan akses yang dibuka secara tidak resmi oleh masyarakat. Berdasarkan keterangan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, jarak antar U-turn resmi di ruas Pantura tersebut sekitar 800 meter.

Sebagai tindak lanjut, Ditgakkum Korlantas Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Dinas Perhubungan dan PUPR Provinsi Jawa Barat guna mengevaluasi aspek keselamatan jalan di sepanjang ruas Pantura Desa Kiajaran Kulon.

Hasil evaluasi menyepakati perlunya penataan kembali titik putar balik sesuai standar keselamatan, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta evaluasi pemasangan rambu-rambu lalu lintas guna meminimalkan potensi kecelakaan di masa mendatang.

Seluruh hasil olah TKP dan analisis teknis telah diserahkan kepada penyidik sebagai bahan pendalaman dalam proses penyidikan.

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. I Made Agus Prasatya menegaskan bahwa asistensi yang dilakukan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengungkap penyebab kecelakaan secara profesional sekaligus mendorong peningkatan keselamatan berlalu lintas.

“Kami memastikan setiap kecelakaan lalu lintas, khususnya yang menimbulkan korban jiwa, ditangani secara profesional, ilmiah, dan transparan. Hasil analisis ini tidak hanya menjadi bagian dari proses penegakan hukum, tetapi juga menjadi dasar evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa,” tegasnya.

Korlantas Polri juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, serta hanya menggunakan fasilitas putar balik yang telah ditetapkan demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (***)

adminbharindo

Recent Posts

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar Lantik Pengurus KOP Polda Jambi Tahun 2026

JAMBI, bharindo.co.id – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar resmi melantik Pengurus Komite Olahraga…

5 jam ago

Kapolda Sulbar Tekankan Polantas sebagai Garda Terdepan dalam Menjaga Keselamatan dan Harapan Masyarakat

Mamuju, bharindo.co.id — Kapolda Sulawesi Barat menegaskan bahwa tugas personel lalu lintas memiliki dimensi pelayanan…

5 jam ago

Briptu Risaldi Wakili Indonesia pada Kejuaraan Asia Pasifik Karate-Do Gojukai di Sri Lanka 2027

Polda Sulbar, bharindo.co.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Kepolisian Daerah Sulawesi Barat. Briptu Risaldi,…

5 jam ago

Cegah Kemacetan di Jam Sibuk, Polsek Mamasa Gelar Pasukan Ambang Gangguan Pagi

POLRES MAMASA, bharindo.co.id --Personel piket Polsek Mamasa melaksanakan kegiatan Pergelaran Pasukan Ambang Gangguan (AG) pagi…

5 jam ago

Dampingi Petani Pasca Panen, Bhabinkamtibmas Polsek Mambi Monitor Penggilingan Jagung di Salukonta

MAMASA, bharindo.co.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Mambi terus menunjukkan komitmen dalam mendukung ketahanan pangan dan…

5 jam ago

Pantau Progres Pembangunan Kantor Sat PJR di Lengke, Kapolda Sulbar Tekankan Kualitas Bangunan dan Fasilitas Penunjang

Polda Sulbar, bharindo.co.id - Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta kembali meninjau langsung perkembangan…

5 jam ago