bharindo.co.id Riau,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang lebih dari Rp1 miliar dalam operasi tangkap tangan terkait Gubernur Riau Abdul Wahid.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut uang itu terdiri atas rupiah, dolar Amerika Serikat, hingga poundsterling.
“Jika dirupiahkan, maka lebih dari Rp1 miliar,” kata Budi, Selasa, 4 November 2025.
Sebelumnya, Gubernur Abdul Wahid dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PUPR-PKPP) Riau, Muhammad Arif Setiawan, tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 9.36 WIB.
Keduanya dibawa ke Jakarta sehari setelah OTT berlangsung di Riau. Wahid terlihat mengenakan kaus putih dan celana hitam, sambil membawa tas biru.
Ia tidak memberikan komentar dan langsung masuk untuk menjalani pemeriksaan. Pengamanan ketat terlihat mengiringi langkah mereka saat memasuki gedung.
KPK sebelumnya mengonfirmasi bahwa sembilan dari sepuluh orang yang diamankan dalam OTT telah diterbangkan ke Jakarta dalam dua gelombang, pagi dan siang.
“Pascakegiatan tangkap tangan, penyidik kemudian melakukan pemeriksaan secara intensif pada pihak-pihak yang diamankan. Hari ini, sembilan orang dari sepuluh yang ditangkap akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK,” ujar Budi.
Selain membawa sejumlah pihak, penyidik turut menyita uang tunai yang diduga terkait perkara tersebut. (***)
Jombang, bharindo.co.id - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan serta upaya mewujudkan swasembada pangan nasional,…
TRENGGALEK, bharindo.co.id – Warga Desa Pogalan,Desa Ngulankulon dan Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek mengeluhkan…
TRENGGALEK, bharindo.co.id – Kebijakan baru SPPG Darussalam Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek menuai sorotan.…
WAJO, bharindo.co.id - LSM Lembaga Masyarakat Anti Penyalagunaan Jabatan [LMAPJ],Hermanto buroncong sering disapa Anto Brc,…
Garut, bharindo.co.id - Sat Reskrim Polres Garut berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan…
Garut, bharindo.co.id - Polres Garut menggelar konferensi pers hasil pengungkapan kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika…