Categories: TRENGGALEK

“Lurah Harus Hadir untuk Rakyat!” Musroni Ngadirejo Tegaskan Jabatan Bukan Kekuasaan, tapi Pengabdian

bharindo.co.id Trenggalek,— Di tengah sorotan publik terhadap kinerja aparatur desa, Kepala Desa Ngadirejo, Kecamatan Pogalan, Musroni, memilih berdiri di garis depan dengan satu pesan tegas: jabatan adalah amanah, bukan sekadar status. Bagi Musroni, kepala desa adalah pelayan masyarakat yang harus hadir sejak pagi hingga malam.

Pernyataan itu disampaikannya saat ditemui di Balai Desa Ngadirejo, Selasa (3/2/2026). Sosok yang akrab disapa Mas Roni ini dikenal memiliki tingkat kedisiplinan tinggi. Hampir setiap hari, ia sudah berada di kantor desa sejak pagi untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal, sekaligus mengawasi langsung kinerja perangkat desa.

Tak banyak yang tahu, sebelum menjalankan tugas sebagai kepala desa, Musroni lebih dulu melayani masyarakat melalui jalur lain. Ia juga dikenal sebagai praktisi pengobatan alternatif yang membuka layanan sejak usai salat Subuh hingga pukul 07.00 WIB, sebelum kemudian beralih mengenakan “topi” kepala desa.

Metode pengobatan yang dijalankannya beragam, mulai dari pijat tradisional, ramuan jamu berbahan rempah, hingga doa-doa. Pasien yang datang tak hanya berasal dari Trenggalek, tetapi juga dari luar daerah, dengan keluhan medis maupun nonmedis. Praktik pengobatan tersebut kembali dibuka pada sore hingga malam hari setelah tugas pemerintahan selesai.

Dalam perbincangan dengan awak media, Musroni juga memaparkan arah kebijakan pembangunan ekonomi desa. Salah satu fokus utama adalah program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tengah disiapkan pemerintah desa.

“Pemerintah desa sejak awal mempersiapkan lahan sekitar 1.000 meter persegi di lokasi strategis yang padat permukiman. Tanah itu aset desa, jadi tidak diserahkan, tapi dipersiapkan agar KDMP bisa berjalan dan benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Musroni.

Selain KDMP, Desa Ngadirejo juga telah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bergerak di bidang pengeringan padi. Menurut Musroni, usaha KDMP ke depan akan dibedakan dengan unit usaha BUMDes agar tidak saling tumpang tindih.

“BUMDes sudah punya pengeringan padi karena wilayah persawahan kita luas. Di KDMP nanti usaha lain, supaya saling menguatkan,” katanya.

Sebagai penasihat BUMDes, Musroni menegaskan bahwa pengelolaan honor dan pembagian hasil usaha dilakukan sesuai aturan AD/ART dan dibagikan setelah penghitungan Sisa Hasil Usaha (SHU). Ia pun mengingatkan perangkat desa agar menyikapi setiap kebijakan dengan prosedur yang benar dan tidak merasa terbebani.

Sekretaris Desa Ngadirejo, Arif, membenarkan kedisiplinan kepala desanya. Menurutnya, Musroni kerap menjadi contoh nyata bagi perangkat desa dalam bekerja.

“Pak Lurah ini disiplin sekali. Datang pagi, pulang setelah semua pekerjaan selesai. Habis Subuh sudah melayani pasien, pulang kantor masih mencari rumput untuk ternaknya, malam kalau ada pasien juga tetap melayani,” ujar Arif.

Ia menambahkan, Musroni kerap mengingatkan jajarannya bahwa aparatur desa adalah pelayan masyarakat yang harus bekerja dengan keikhlasan dan penuh tanggung jawab.

“Beliau sering bilang, kita ini pelayan masyarakat, jadi harus amanah,” pungkas Arif.

Di tengah dinamika pemerintahan desa, Musroni memilih jalan sunyi: bekerja tanpa banyak sorotan, melayani tanpa batas waktu. Sebuah potret kepemimpinan desa yang menempatkan pengabdian di atas segalanya. (wdys***)

adminbharindo

Recent Posts

Bos Narkoba Buronan Bareskrim Nekat Oplas Wajah demi Kabur! Kini Ganti Kewarganegaraan dan Bersembunyi di Malaysia

Jakarta, bharindo.co.id — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus memburu sosok buronan kelas kakap…

10 jam ago

KemenPPPA Desak Interpol Turun Tangan! Kasus Eksploitasi Seksual Anak Diduga Libatkan WNA Jepang Gegerkan Publik

Jakarta, bharindo.co.id — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendorong kepolisian untuk bekerja sama dengan…

10 jam ago

Jakarta Siaga! Belasan Ribu Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Hari Kebangkitan Nasional 2026

Jakarta, bharindo.co.id — Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 14.237 personel gabungan untuk mengawal dan melayani…

10 jam ago

Kemnaker Gandeng Unpad, Siapkan SDM Unggul Hadapi Gempuran Dunia Kerja Digital

Bandung, bharindo.co.id — Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia…

10 jam ago

Gudang Bulog Ngawi Penuh! Polisi Pastikan Stok Beras dan Jagung Aman hingga Bertahun-Tahun

Ngawi, bharindo.co.id — Satgas Pangan Polres Ngawi turun langsung melakukan pengawasan dan pengecekan stok beras…

10 jam ago

El Nino 2026 Mengancam! Polda Sumsel dan Polri Siaga Hadapi Karhutla, Krisis Pangan hingga Ancaman Sosial

Palembang, bharindo.co.id — Polda Sumatera Selatan bersama Divisi Humas Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi fenomena El…

10 jam ago