Minahasa, bharindo.co.id – Musyawarah Besar Pemuda Remaja Masjid Agung Al-Falah Kiai Modjo Kampung Jawa Tondano, Minahasa, sukses digelar Kamis, 14 Mei 2026. Forum ini bukan hanya ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga momentum menghidupkan kembali nilai sejarah dan peran peradaban Islam di tanah Minahasa.

Musyawarah yang dihadiri pengurus, anggota Remaja Masjid, dan tokoh masyarakat Kampung Jawa Tondano berlangsung lancar, tertib, dan demokratis. Dalam forum tersebut, Saudara Sabri Sulaiman resmi terpilih sebagai Ketua Pemuda Remaja Masjid Agung Al-Falah Kiai Modjo periode selanjutnya.
Pemilihan ini membawa beban tanggung jawab besar. Masjid Agung Al-Falah Kiai Modjo merupakan masjid tingkat Kabupaten yang memiliki nilai sejarah tinggi sebagai saksi perjuangan umat Islam minoritas di Tondano. Masjid terbesar di Tondano ini telah lama menjadi pusat dakwah, pusat peradaban, sekaligus simbol kerukunan antarumat beragama.
Rumah ibadah bersejarah ini berdiri sebagai bukti nyata pelestarian sejarah perjuangan bangsa dan kemandirian berbasis komunitas. Di tengah masyarakat Minahasa yang mayoritas non-Muslim, masjid ini mampu hidup berdampingan secara harmonis dan menjadi jembatan dialog lintas iman.
Karena itu, tugas remaja masjid bukan hanya mengurus kegiatan internal, tetapi juga menjaga warisan sejarah dan memperkuat peran masjid sebagai pusat peradaban Islam minoritas yang damai dan mandiri.
Kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Sabri Sulaiman diharapkan membawa energi baru untuk merawat nilai sejarah itu melalui program pembinaan Al-Qur’an, penguatan ukhuwah, kegiatan sosial, dan dakwah kreatif yang relevan bagi generasi muda Tondano.

Dengan nahkoda baru, Pemuda Remaja Masjid Al-Falah Kiai Modjo siap melanjutkan estafet perjuangan, menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan kerukunan di Minahasa.
(Eds***)
