Categories: POLDA SUMBAR

Nagari Baringin Dicanangkan sebagai Nagari Bebas dari LGBT, Kapolda Sumbar: Momentum Kebangkitan Moral Masyarakat

bharindo.co.id Tanah Datar,– Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) dan tokoh masyarakat resmi mencanangkan Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, sebagai Nagari Bebas dari LGBT, dalam sebuah acara yang digelar di Kantor Walinagari Baringin, Selasa (7/10).

Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, yang turut didampingi oleh sejumlah tokoh penting baik dari unsur legislatif, eksekutif, maupun kepolisian. Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem M. Shadiq Pasadigoe, Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE., MM, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, dan Kapolres Tanah Datar AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi S., S.H., S.I.K., M.I.K.

Selain itu, turut hadir pula Irwasda Polda Sumbar Kombes Pol Guritno Wibowo, S.I.K., S.H., M.Si, beserta jajaran Dirbinmas, Karo SDM, Kabid Humas Polda Sumbar, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya dan agama dari pengaruh perilaku menyimpang yang bertentangan dengan norma sosial dan adat Minangkabau.

“Marilah kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum kebangkitan moral dan sosial masyarakat, untuk membentengi diri dan keluarga dari pengaruh negatif yang merusak nilai-nilai Minangkabau,” tegas Irjen Pol. Gatot.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pengukuhan Duta Anak Anti LGBT oleh Kapolda Sumbar yang secara simbolis memasangkan selempang kepada perwakilan anak nagari. Selain itu, peresmian Posko Nagari Bebas dari LGBT ditandai dengan pengguntingan pita dan pembukaan tirai.

Momen penting lainnya adalah penandatanganan Deklarasi Anti LGBT oleh seluruh pejabat yang hadir, sebagai bentuk komitmen bersama menjaga tatanan sosial dan moral masyarakat nagari.

Deklarasi ini menjadi bagian dari langkah strategis menjadikan Tanah Datar sebagai kabupaten yang menjunjung tinggi falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga nilai-nilai budaya, agama, dan moralitas.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, sebagai simbol persatuan dan tekad bersama dalam menciptakan lingkungan nagari yang sehat, bermoral, dan bermartabat. (***)

adminbharindo

Recent Posts

Penguatan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Usia Sekolah melalui Program Polantas Karib

MAMUJU, bharindo.co.id — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Ditlantas Polda Sulbar) terus memperkuat…

1 hari ago

Sat Lantas Polres Mamasa Intensifkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

MAMASA, bharindo.co.id — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mamasa, Sulawesi Barat, terus mengintensifkan upaya…

1 hari ago

Hari Ketiga Audit Irwasum Polri, Kapolda Sulbar Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran

SULAWESI BARAT,  bharindo.co.id — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun…

1 hari ago

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Pasangkayu, Satu Terduga Pelaku Diamankan Polres

PASANGKAYU, bharindo.co.id — Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu mengamankan satu orang terduga pelaku dalam…

1 hari ago

HUT TNI Angkatan Laut, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Memperkuat Sinergi TNI-Polri dan Pengabdian kepada Masyarakat

Sulawesi Barat, bharindo.co.id  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut, Kapolda…

1 hari ago

Petani Panen Jagung, Polisi Ikut Turun ke Kebun! Bhabinkamtibmas Mamasa Kawal Ketahanan Pangan

MAMASA, bharindo.co.id — Pagi itu, suasana kebun jagung di Dusun Rantepongko, Desa Tondokbakaru, Kabupaten Mamasa,…

1 hari ago