Categories: Nasional

Negara Turun Tangan: Korban Bencana di Tiga Provinsi Digelontor Bantuan Tunai hingga Rp15 Juta

bharindo.co.id Jakarta,— Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menggelontorkan bantuan besar-besaran bagi korban bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan isian rumah hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) senilai Rp3 juta per keluarga dipastikan menyasar lebih dari 171 ribu jiwa korban terdampak di tiga provinsi tersebut.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan penyaluran bantuan dilakukan seiring proses pendataan korban yang terus diperbarui secara berkala oleh pemerintah pusat bersama pemerintah daerah.

“Pendataan masih berjalan dan terus kami sinkronkan agar seluruh korban terdampak benar-benar terlayani,” ujar Mensos, Selasa (27/1/2026).

Tak hanya bantuan isian hunian, Kemensos juga menyalurkan bantuan jaminan hidup guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa pemulihan pascabencana. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk uang lauk pauk senilai Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan.

“Program jaminan hidup ini menyasar lebih dari 500 ribu jiwa terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” jelasnya.

Sebagai bagian dari pemulihan ekonomi, Kemensos turut memberikan bantuan penguatan ekonomi keluarga bagi warga yang kehilangan mata pencaharian. Bantuan disalurkan secara tunai sebesar Rp5 juta per keluarga, diharapkan mampu menjadi modal awal untuk kembali bangkit pascabencana.

Sementara itu, bagi korban meninggal dunia, pemerintah menyalurkan santunan ahli waris sebesar Rp15 juta per jiwa. Berdasarkan data sementara, jumlah penerima santunan tercatat sebanyak 1.140 jiwa.

“Lebih dari 800 santunan ahli waris korban meninggal dunia sudah disalurkan. Sisanya akan kami distribusikan secara bertahap setelah proses verifikasi data selesai,” ungkap Mensos.

Paket bantuan komprehensif ini menjadi bukti kehadiran negara dalam memastikan korban bencana tidak berjalan sendiri menghadapi dampak musibah. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan hingga masyarakat terdampak benar-benar pulih dan kembali menjalani kehidupan secara layak. (dns***)

adminbharindo

Recent Posts

Dandim 0707/Wonosobo Sambut Kapten Inf Masraniansyah, Lepas Kapten Inf Redo Asmadi

bharindo.co.id WONOSOBO,– Kodim 0707/Wonosobo menggelar Tradisi Korps dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) perwira di Aula…

20 jam ago

AWAS! BUS BERSILANG MERAH DILARANG JALAN — Kemenhub Ingatkan Bahaya Mengintai Penumpang

bharindo.co.id Jakarta,— Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan peringatan tegas kepada masyarakat agar tidak menggunakan bus yang…

20 jam ago

Densus 88 Gelar Dialog Kebangsaan di Batam, Tekankan Pencegahan Intoleransi dan Radikalisme

bharindo.co.id Batam,— Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggelar Dialog Kebangsaan bertajuk Interreligius Dialogue and…

20 jam ago

TEGURAN BERUJUNG AMUK! Pria di Cengkareng Diduga Dianiaya Tetangga Gara-Gara Drum Tengah Malam

bharindo.co.id Jakarta,— Insiden mengejutkan terjadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Teguran sederhana soal kebisingan justru…

20 jam ago

TEROR DI JALANAN IBU KOTA! Polisi Bekuk Pelaku Penyiraman Zat Berbahaya terhadap Pelajar

bharindo.co.id Jakarta,— Aksi kekerasan yang sempat menggegerkan warga Jakarta Pusat akhirnya terungkap. Tim penyidik Polres…

20 jam ago

Presiden Prabowo Ajak Masyarakat Tegakkan Kebenaran dan Perangi Korupsi

bharindo.co.id Malang,— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk berani menyuarakan kebenaran serta tidak…

20 jam ago