Categories: POLRES BONE

“PAHLAWAN SUNYI DI JALANAN BONE!” — BISU BERPAKAIAN POLISI INI JADI PENYELAMAT LALU LINTAS SAAT MACET LEBARAN

Bone, bharindo.co.id — Sosok inspiratif datang dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Seorang pria penyandang disabilitas wicara bernama Yaman menjadi sorotan warga karena aksi nyatanya mengatur arus lalu lintas di tengah kepadatan kendaraan, khususnya saat hari pasar menjelang Lebaran.

Dengan mengenakan pakaian menyerupai polisi, Yaman setiap hari menjalankan perannya sebagai juru parkir di Pasar Raya, Kelurahan Palattae, Kecamatan Kahu. Namun, lebih dari itu, ia juga secara sukarela turun langsung ke jalan membantu mengurai kemacetan yang kerap terjadi.

Kondisi lalu lintas yang padat, terutama saat aktivitas pasar meningkat menjelang Idul Fitri, seringkali tidak diimbangi dengan kehadiran petugas resmi. Melihat situasi tersebut, Yaman tergerak untuk bertindak. Meski memiliki keterbatasan, semangatnya tak terbendung.

Dengan gerakan tangan yang tegas dan penuh percaya diri, Yaman mengarahkan kendaraan, membantu pengendara keluar masuk area pasar, hingga memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar. Kehadirannya terbukti mampu menciptakan ketertiban dan mengurangi potensi kemacetan maupun kecelakaan.

Warga dan para sopir pun mengaku salut dan terharu dengan dedikasi Yaman. Tak sedikit dari mereka yang dengan sukarela memberikan imbalan sebagai bentuk apresiasi atas jasa yang diberikannya.

“Walaupun tidak bisa berbicara, tapi aksinya sangat berarti bagi kami. Dia sangat membantu,” ujar salah satu pengendara.

Peran Yaman dinilai turut meringankan beban tugas aparat lalu lintas. Lebih dari itu, ia menjadi contoh nyata kepedulian sosial dan kedisiplinan di jalan raya. Aksinya juga memberikan edukasi kepada pengguna jalan tentang pentingnya tertib berlalu lintas.

Kisah Yaman kini menjadi perhatian masyarakat luas. Banyak pihak berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah maupun pimpinan kepolisian, termasuk Kapolri, atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkannya.

Di balik keterbatasannya, Yaman justru menunjukkan makna pengabdian yang sesungguhnya — menjadi “pahlawan sunyi” yang hadir di tengah masyarakat tanpa pamrih. (abs***)

adminbharindo

Recent Posts

Bos Narkoba Buronan Bareskrim Nekat Oplas Wajah demi Kabur! Kini Ganti Kewarganegaraan dan Bersembunyi di Malaysia

Jakarta, bharindo.co.id — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus memburu sosok buronan kelas kakap…

12 jam ago

KemenPPPA Desak Interpol Turun Tangan! Kasus Eksploitasi Seksual Anak Diduga Libatkan WNA Jepang Gegerkan Publik

Jakarta, bharindo.co.id — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendorong kepolisian untuk bekerja sama dengan…

12 jam ago

Jakarta Siaga! Belasan Ribu Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Hari Kebangkitan Nasional 2026

Jakarta, bharindo.co.id — Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 14.237 personel gabungan untuk mengawal dan melayani…

12 jam ago

Kemnaker Gandeng Unpad, Siapkan SDM Unggul Hadapi Gempuran Dunia Kerja Digital

Bandung, bharindo.co.id — Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia…

12 jam ago

Gudang Bulog Ngawi Penuh! Polisi Pastikan Stok Beras dan Jagung Aman hingga Bertahun-Tahun

Ngawi, bharindo.co.id — Satgas Pangan Polres Ngawi turun langsung melakukan pengawasan dan pengecekan stok beras…

12 jam ago

El Nino 2026 Mengancam! Polda Sumsel dan Polri Siaga Hadapi Karhutla, Krisis Pangan hingga Ancaman Sosial

Palembang, bharindo.co.id — Polda Sumatera Selatan bersama Divisi Humas Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi fenomena El…

12 jam ago