Categories: POLDA NTT

Perang Terhadap Mafia Perdagangan Orang! Polda NTT Gandeng DOJ AS, Gebrak Kupang dengan Seminar TPPO

bharindo.co.id Kupang,— Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengirim pesan keras kepada jaringan perdagangan orang. Bekerja sama dengan United States Department of Justice – International Criminal Investigative Training Assistance Program (USDOJ–ICITAP), Polda NTT menggelar Seminar Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Ballroom Hotel Aston Kupang, Kamis (8/1/2026), sebagai langkah strategis memperkuat barisan melawan kejahatan kemanusiaan lintas negara.

Sebanyak 117 peserta ambil bagian dalam forum bergengsi ini, terdiri dari 101 personel Polri dan 16 peserta eksternal dari unsur pemerintah, organisasi masyarakat sipil, hingga lembaga keagamaan yang selama ini berada di garda terdepan perlindungan perempuan, anak, dan pekerja migran.

Seminar dibuka langsung oleh Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT Kombes Pol Dr. Nova Irone Surentu, S.H., M.H., didampingi jajaran pejabat Polri, perwakilan ICITAP, serta para pemateri dari BP3MI, Direktorat PPA dan PPO Polda NTT, dan Imigrasi NTT.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Dr. Nova menegaskan bahwa NTT merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap TPPO, sehingga membutuhkan penanganan luar biasa dan kolaborasi lintas sektor yang solid.

“TPPO adalah kejahatan serius yang mencabik hak asasi manusia. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Ini perang bersama yang menuntut keterlibatan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Seminar ini membedah secara tajam berbagai aspek krusial, mulai dari kebijakan dan strategi Polri dalam penanganan TPPO, modus operandi dan tren kejahatan, langkah penyelidikan dan penyidikan, hingga perlindungan korban dan penguatan koordinasi lintas instansi.

Materi disampaikan oleh Kepala BP3MI NTT Suratmi Hamida, S.Sos, AKP Yohanes Balla, S.E., serta Analis Keimigrasian Ahli Madya Christian Penna, S.H., yang dikemas dalam dua sesi diskusi interaktif penuh dinamika.

Direktur Reserse PPA dan PPO menegaskan, forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi aparat penegak hukum dan mitra strategis agar penanganan TPPO tidak parsial, tetapi komprehensif dan berorientasi pada korban.

“Kami dorong peningkatan kemampuan personel, mulai dari deteksi dini hingga perlindungan korban, agar penegakan hukum berjalan tegas namun tetap humanis,” ujarnya.

Seminar ini merupakan implementasi nyata kerja sama antara Pemerintah Amerika Serikat melalui USDOJ/ICITAP dengan Direktorat TPPA dan TPPO Mabes Polri serta Polda NTT, dalam kerangka Proyek Pengembangan Kepemimpinan dan Pemolisian Berbasis Komunitas.

Mengakhiri kegiatan, Kombes Pol Dr. Nova menyampaikan apresiasi tinggi kepada ICITAP atas dukungan berkelanjutan dalam penguatan kapasitas Polri menghadapi kejahatan transnasional.

“Dengan sinergi global dan kekuatan lokal, kami optimistis TPPO di NTT bisa ditekan. Ini komitmen bersama untuk menyelamatkan masa depan generasi,” pungkasnya.

Seminar ditutup dengan deklarasi komitmen bersama seluruh peserta untuk memperkuat sinergi dan peran aktif dalam mencegah serta memberantas tindak pidana perdagangan orang di Nusa Tenggara Timur. (***)

adminbharindo

Recent Posts

Bos Narkoba Buronan Bareskrim Nekat Oplas Wajah demi Kabur! Kini Ganti Kewarganegaraan dan Bersembunyi di Malaysia

Jakarta, bharindo.co.id — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus memburu sosok buronan kelas kakap…

12 jam ago

KemenPPPA Desak Interpol Turun Tangan! Kasus Eksploitasi Seksual Anak Diduga Libatkan WNA Jepang Gegerkan Publik

Jakarta, bharindo.co.id — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendorong kepolisian untuk bekerja sama dengan…

13 jam ago

Jakarta Siaga! Belasan Ribu Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Hari Kebangkitan Nasional 2026

Jakarta, bharindo.co.id — Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 14.237 personel gabungan untuk mengawal dan melayani…

13 jam ago

Kemnaker Gandeng Unpad, Siapkan SDM Unggul Hadapi Gempuran Dunia Kerja Digital

Bandung, bharindo.co.id — Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia…

13 jam ago

Gudang Bulog Ngawi Penuh! Polisi Pastikan Stok Beras dan Jagung Aman hingga Bertahun-Tahun

Ngawi, bharindo.co.id — Satgas Pangan Polres Ngawi turun langsung melakukan pengawasan dan pengecekan stok beras…

13 jam ago

El Nino 2026 Mengancam! Polda Sumsel dan Polri Siaga Hadapi Karhutla, Krisis Pangan hingga Ancaman Sosial

Palembang, bharindo.co.id — Polda Sumatera Selatan bersama Divisi Humas Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi fenomena El…

13 jam ago