JAKARTA, Bharindo.co.id — Divisi Humas Polri menggelar Pelatihan Operator Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu (SPIT) Tahap III Tahun Anggaran 2026 untuk meningkatkan kompetensi personel dalam mengelola informasi secara cepat, akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pelatihan dibuka oleh Karo PID Divhumas Polri, Brigjen Pol. Drs. S. Erlangga, M.I.Kom., di Jakarta, Selasa (13/10/2026). Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Oktober 2026, dengan melibatkan personel Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari satuan kerja Mabes Polri serta jajaran Polda dan Polres.
Pelaksanaan pelatihan menggunakan metode hybrid. Peserta tertentu mengikuti kegiatan secara langsung di Jakarta, sedangkan personel dari Polda dan Polres jajaran lainnya mengikuti pembelajaran secara daring melalui aplikasi Zoom.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. S. Erlangga menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut kemampuan pengelolaan informasi yang semakin profesional. Operator SPIT memiliki peran penting dalam mendukung proses pengumpulan, pengolahan, hingga penyampaian informasi di lingkungan Polri.
Menurutnya, kecepatan penyampaian informasi harus diimbangi dengan ketelitian dalam memeriksa data dan memastikan kejelasan sumber. Dengan demikian, informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peningkatan kemampuan teknis operator juga menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan SPIT sebagai sistem pendukung pengelolaan informasi dan dokumentasi di lingkungan Polri.
Pelatihan SPIT Tahap III 2026 diikuti secara langsung oleh perwakilan 44 PPID satuan kerja Mabes Polri, lima perwakilan Divhumas Polri, serta perwakilan Polda Papua Tengah dan Polda Papua Barat Daya.
Sementara itu, Polda dan Polres jajaran lainnya mengikuti kegiatan secara daring sesuai mekanisme yang telah disiapkan panitia.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan semakin memahami mekanisme kerja SPIT dan mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di satuan masing-masing.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat koordinasi pengelolaan informasi antara Mabes Polri dan jajaran kewilayahan. Keseragaman pemahaman dan peningkatan kompetensi operator diharapkan dapat mendukung penyajian informasi yang lebih efektif, terintegrasi, serta sesuai kebutuhan komunikasi publik.
Divhumas Polri berharap pelatihan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pengelolaan informasi dan dokumentasi, sekaligus mendukung pelayanan informasi kepada masyarakat secara profesional, transparan, dan terpercaya. (ils78***)
TOLITOLI, BHARINDO.CO.ID – Satuan Reserse Narkoba Polres Tolitoli kembali mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis…
TOlITOLI, BHARINDO.CO.ID – Satuan Reserse Narkoba Polres Tolitoli mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu…
LANDAK, bharindo.co.id - Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Mempawah Hulu, Kabupaten Landak,…
SAMPIT, bharindo.co.id – Kabut asap pekat yang menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan…
WAJO, bharrindo.co.id - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal B., S.T.,…
PAMEKASAN, bharindo.co.id - Pelarian M (56), buronan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu…