Denpasar, bharindo.co.id — Polda Bali melalui Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pangan (Satgas Saber Pangan) mengintensifkan pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Sejumlah komoditas utama menjadi fokus pengawasan, di antaranya beras, minyak goreng, telur, bawang, dan cabai. Bahan pokok tersebut dinilai memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, sehingga stabilitas harga dan pasokannya harus tetap terjaga.
Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pasar tradisional, pusat distribusi, hingga distributor besar. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya praktik penimbunan, permainan harga, maupun kelangkaan barang yang berpotensi merugikan masyarakat.
Tim Satgas Saber Pangan bersama instansi terkait juga melakukan pengecekan langsung terhadap stok, harga jual, serta jalur distribusi guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.
Kabid Humas Polda Bali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas pangan dan melindungi masyarakat dari potensi lonjakan harga yang tidak wajar.
“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang stabil dan terjangkau. Polda Bali bersama Satgas Saber Pangan akan terus melakukan pengawasan dari hulu hingga hilir, mulai dari distributor hingga pasar tradisional, agar tidak ada praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta pelaku usaha menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi di Bali.
Langkah pengawasan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan para pedagang. Kehadiran Satgas Saber Pangan dinilai mampu memberikan rasa aman serta kepastian terhadap kestabilan harga kebutuhan pokok di pasaran. (igds***)
