Februari 28, 2026
WhatsApp Image 2025-09-03 at 22.28.44

Bharindo Trenggalek,- Untuk menindaklanjuti dan menyikapi keadaan situasi sekarang ini, polres Trenggalek bersama dengan majelis ulama Indonesia (MUI) menggelar doa bersama yang diselenggarakan di area taman batu mapolres Trenggalek. Rabu.”(3/9/2025).

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H.,S.I.K.,M.I.K. yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa kegiatan hari ini sengaja digelar dengan harapan mewujudkan situasi Kamtibmas di Trenggalek senantiasa aman dan kondusif.

Karena beberapa kota di Indonesia termasuk di Jawa Timur mengadakan aksi demo dan unjuk rasa yang berujung pada tindakan anarkisme, vandalisme serta kerusuhan, hal ini tentunya perlu diantisipasi jangan sampai merambat ke wilayah Trenggalek.

Kapolres dalam acara tersebut menyampaikan
“Alhamdulillah sampai dengan saat ini situasi di kabupaten Trenggalek cukup kondusif dan mari kita jaga bersama situasi ini semoga selalu aman.”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan bahwa jajaran kepolisian tak terkecuali polres Trenggalek turut berduka cita atas jatuhnya korban jiwa di berbagai daerah, hal tersebut tentunya menjadi catatan pembelajaran dan evaluasi bagi semua pihak.

“Mari kita doakan bersama semoga almarhum diampuni dosa-dosanya diterima di sisi Allah subhanahu wa ta’ala, diterima segala amal ibadahnya dan untuk keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran.”Imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut turut dibacakan deklarasi “JOGO TRENGGALEK”dan ditandatangani oleh seluruh perwakilan elemen masyarakat yang hadir, adapun isi dari deklarasi damai tersebut diantaranya adalah saling menghormati serta senantiasa menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan.

Selain itu masyarakat kabupaten Trenggalek siap bersinergi bersama pemerintah, TNI dan Polri dalam mewujudkan kabupaten Trenggalek yang aman dan damai, demi keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia serta menolak dan melawan dengan tegas segala bentuk unjuk rasa yang bersifat provokasi dan anarkis juga vandalisme, kekerasan,perusakan,pembakaran,penganiayaan serta tindakan lain yang melanggar hukum.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh kyai Haji Imam Nahrowi cantik ikuti seluruh tamu undang yang hadir.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, beserta jajaran forkopimda, ketua DPRD Gading Rahmadi, ST.,M.H., para kepala UPT dan kwitansi terkait, Ketua MUI K.H.Dr.Syafii.M.HI., ketua FKUB KH.Ahmad Basori, serta sejumlah perwakilan dari ormas Islam, pemuda dan mahasiswa juga dari perwakilan perguruan pencak silat. (wdys***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *