Categories: POLDA SUMBAR

Polri Gelar Pemulihan Psikologis bagi Penyintas dan Personel Tanggap Darurat di Pasie Laweh

bharindo.co.id Sumatera Barat,- Tim gabungan Polri melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi penyintas bencana dan personel tanggap darurat di Posko Bencana Nagari Pasie Laweh serta Korong Tanah Taban. Kegiatan tersebut melibatkan 12 personel yang terdiri dari Tim Trauma Healing Mabes Polri, Tim Polwan Mabes Polri, serta Bagpsi Ro SDM Polda Sumbar.

Dalam pelaksanaannya, tim memberikan pendampingan psikologis kepada 50 anak melalui metode art therapy dan play therapy. Selain itu, sebanyak 50 paket sarana kontak berupa alat tulis dan permainan turut dibagikan untuk membantu mengembalikan stabilitas emosional anak-anak penyintas.

Bagi penyintas dewasa, tim menyelenggarakan sesi konseling dan dukungan psikososial yang diikuti oleh 80 orang guna membantu meredakan stres dan trauma pascabencana. Sementara itu, untuk mendukung kesiapan mental petugas, intervensi psikologis berbasis NLP (Neuro Linguistic Programming) diberikan kepada 28 personel Brimob Resimen 3 Cikeas. Pendataan melalui kuesioner digital juga dilakukan untuk memetakan kondisi psikologis para petugas secara lebih akurat.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Anak-anak tampak lebih ceria, penerima bantuan merasa terbantu, peserta konseling mengaku lebih tenang, dan para personel Brimob menyampaikan bahwa sesi NLP membuat mereka lebih rileks dan fokus dalam menjalankan tugas.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri menegaskan bahwa dukungan psikologis merupakan bagian penting dalam operasi kemanusiaan.

“Pemulihan psikologis merupakan bagian penting dari operasi kemanusiaan. Polri hadir bukan hanya untuk penanganan fisik, tetapi juga memastikan kondisi mental penyintas dan petugas tetap terjaga,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hasil asesmen yang diperoleh akan menjadi dasar dalam penyusunan program dukungan lanjutan.

“Pemetaan kondisi mental petugas menjadi dasar dalam menyusun program yang lebih tepat sasaran, sehingga anggota di lapangan tetap siap dan kuat dalam menjalankan tugas,” lanjutnya.

Melalui kegiatan trauma healing dan dukungan psikososial ini, Polri menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sekaligus menjaga ketahanan mental personel di wilayah terdampak bencana. (***)

adminbharindo

Recent Posts

Bos Narkoba Buronan Bareskrim Nekat Oplas Wajah demi Kabur! Kini Ganti Kewarganegaraan dan Bersembunyi di Malaysia

Jakarta, bharindo.co.id — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus memburu sosok buronan kelas kakap…

13 jam ago

KemenPPPA Desak Interpol Turun Tangan! Kasus Eksploitasi Seksual Anak Diduga Libatkan WNA Jepang Gegerkan Publik

Jakarta, bharindo.co.id — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendorong kepolisian untuk bekerja sama dengan…

13 jam ago

Jakarta Siaga! Belasan Ribu Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Hari Kebangkitan Nasional 2026

Jakarta, bharindo.co.id — Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 14.237 personel gabungan untuk mengawal dan melayani…

13 jam ago

Kemnaker Gandeng Unpad, Siapkan SDM Unggul Hadapi Gempuran Dunia Kerja Digital

Bandung, bharindo.co.id — Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia…

13 jam ago

Gudang Bulog Ngawi Penuh! Polisi Pastikan Stok Beras dan Jagung Aman hingga Bertahun-Tahun

Ngawi, bharindo.co.id — Satgas Pangan Polres Ngawi turun langsung melakukan pengawasan dan pengecekan stok beras…

13 jam ago

El Nino 2026 Mengancam! Polda Sumsel dan Polri Siaga Hadapi Karhutla, Krisis Pangan hingga Ancaman Sosial

Palembang, bharindo.co.id — Polda Sumatera Selatan bersama Divisi Humas Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi fenomena El…

13 jam ago