Kolaka,bharindo.co.id — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat infrastruktur dan kesiapan personel guna menjawab tantangan keamanan ke depan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Markas Komando (Mako) Satuan Brimob di wilayah Sulawesi Tenggara, yang ditandai dengan peresmian pertapakan serta penyerahan hibah lahan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolri, Dedi Prasetyo, pada Selasa (21/4/2026) di kawasan Jalan Poros Kolaka–Kendari, Desa Sabilambo, Kabupaten Kolaka.
Hibah lahan yang diterima Polri berasal dari pemerintah daerah dan pihak swasta, dengan rincian 10 hektar di Kabupaten Kolaka dari PT IPIP untuk pembangunan Mako Batalyon C Pelopor, 8 hektar di Kabupaten Konawe dari Pemda Konawe untuk Mako Kompi 3 Batalyon C Pelopor, serta 10 hektar di Kabupaten Buton Tengah dari Pemda setempat untuk Mako Kompi 3 Batalyon B Pelopor.
Pembangunan Mako Brimob ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kehadiran negara di daerah, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan masyarakat serta mendukung pengamanan berbagai proyek strategis nasional.
“Hibah lahan ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan Mako Brimob guna memperkuat kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, sekaligus mendukung pengamanan Proyek Strategis Nasional di wilayah Sulawesi Tenggara,” tegas Wakapolri.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terutama dalam mendukung iklim investasi dan pembangunan.
“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha adalah kunci. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat memastikan pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, responsif, dan adaptif, sekaligus memastikan keamanan wilayah tetap terjaga di tengah percepatan pembangunan nasional.

Ke depan, Polri akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan serta mendukung kemajuan daerah di berbagai sektor. (***)