Juli 18, 2026
image (85)

BADUNG, BALI,  Bharindo.co.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Silaturahmi Sabuk Kamtibmas bersama komunitas ojek online (ojol) dan pecalang yang digelar di Kabupaten Badung, Bali, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kemitraan antara Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya di Pulau Dewata yang menjadi salah satu destinasi wisata dunia.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pecalang dan komunitas ojek online merupakan Sabuk Kamtibmas, yakni mitra strategis Polri yang memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

Menurut Kapolri, dinamika tantangan keamanan yang semakin kompleks tidak dapat dihadapi oleh Polri sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat.

“Bersama seluruh elemen masyarakat, kita dapat membangun sistem keamanan yang kuat melalui komunikasi, koordinasi, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” tegas Kapolri.

Di Bali, keberadaan pecalang selama ini dikenal sebagai penjaga keamanan berbasis adat yang tidak hanya bertugas mengamankan kegiatan keagamaan dan budaya, tetapi juga menjadi simbol kearifan lokal dalam menjaga harmoni kehidupan masyarakat. Dengan pemahaman mendalam terhadap adat istiadat dan karakter wilayahnya, pecalang dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat yang majemuk.

Sementara itu, komunitas ojek online dinilai memiliki mobilitas tinggi dan menjangkau hampir seluruh wilayah. Kondisi tersebut menjadikan para pengemudi ojol sebagai mitra potensial Polri dalam mendeteksi secara dini berbagai potensi gangguan keamanan maupun menyampaikan informasi yang dibutuhkan aparat kepolisian secara cepat.

Kapolri berharap komunikasi yang terjalin melalui kegiatan Silaturahmi Sabuk Kamtibmas dapat terus diperkuat sehingga hubungan antara Polri, pecalang, dan komunitas ojol semakin solid dalam menjaga keamanan lingkungan.

Selain berperan sebagai mitra keamanan, Kapolri juga mengajak komunitas ojek online menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta aktif melaporkan setiap kejadian maupun potensi gangguan kamtibmas kepada kepolisian.

Melalui jaringan yang luas dan aktivitas yang berlangsung hampir sepanjang hari, komunitas ojol dinilai mampu menjadi bagian penting dari sistem deteksi dini yang mendukung respons cepat aparat dalam menjaga keamanan masyarakat.

Penguatan sinergi antara Polri, pecalang, dan komunitas ojek online merupakan implementasi nyata konsep community policing, yakni pemeliharaan keamanan yang mengedepankan kemitraan, partisipasi, dan pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi utama terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.

Momentum Silaturahmi Sabuk Kamtibmas di Kabupaten Badung menjadi penegasan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Dengan kolaborasi yang semakin erat, diharapkan Bali tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat maupun wisatawan dari dalam dan luar negeri. (igds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *