Juni 15, 2024

Bharindo Garut –  Polsek Banjarwangi Polres Garut bersama warga mengevakuasi 11 pendaki dari komunitas pecinta alam dengan selamat.

Para pendaki tersebut di laporkan hilang karena tersesat di Gunung Cikuray Kabupaten Garut Jawa Barat. Senin (27-11-2023).

Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.S.i., melalui Kapolsek Banjarwangi Iptu Amirudin Latif mengatakan pihaknya mendapatkan informasi adanya komunitas pencinta alam asal Kecamatan Garut Kota hilang di Gunung Cikuray.

“Begitu menerima laporan dari Polsek Garut Kota, saya mencoba menghubungi setiap kepala desa yang berbatasan dengan Kecamatan Cilawu, dan akhirnya terdeteksi di wilayah Kampung Bungbulang, Desa Padahurip, Kecamatan Banjarwangi, dan langsung di lakukan penjemputan,” kata Amirudin.

Ia menuturkan awalnya kepolisian mendapatkan informasi dari anggota keluarga pendaki yang hilang warga Kampung Ciwalen, Kecamatan Garut Kota. Pendaki yang hilang itu berjumlah 11 orang terdiri dari tujuh laki-laki dan empat perempuan.

Lanjut Amir, mereka merupakan komunitas yang sudah biasa bertualang jalan-jalan ke gunung.

“Biasanya kalau berangkat pagi pulang sekitar pukul 19.00 Wib, namun sampai malam tidak pulang dan di telepon oleh keluarganya tidak aktif, jadi ramai di kota, pendaki tersesat,” Ujar Amir.

Ia menyampaikan dalam kejadian ini mereka mulai melakukan pendakian ke Gunung Cikuray, Minggu (26/11/2023) sekitar pukul 09.00 WIB, melalui jalur Desa Sukamurni, Kecamatan Cilawu, Garut. Kemudian, lintas hutan yang di rencanakan tiba di wilayah Kecamatan Cikajang.
Namun, dalam pendakian itu, seluruh rombongan tersesat ke wilayah Banjarwangi atau jarak yang cukup jauh sehingga mereka sempat bermalam di hutan karena hujan lebat.

Kapolsek menyampaikan seluruh pendaki yang tersesat itu bisa berhasil keluar hutan setelah ketemu dengan warga lalu di beritahu jalan pintas hingga bisa sampai ke daerah Banjarwangi.

Selanjutnya, petugas menemukan pendaki lalu membawanya menggunakan mobil patroli untuk dibawa ke Polsek Banjarwangi pada pukul 13.00 Wib.

Kondisi pendaki saat dievakuasi dalam kondisi sehat, meski di badannya terdapat banyak pacet atau lintah karena melewati jalur lembab dan hujan.

“Alhamdulillah, sehat semuanya, hanya banyak pacet atau lintah yang nempel di badan karena memang jalur yang lembab dan hujan,” katanya.

“Setelah membersihkan diri, seluruh pendaki kemudian di antar pulang ke Garut Kota.” Pungkas Amir. (Bds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.