Categories: BONE

PROYEK IRIGASI Rp195 JUTA DI BONE DIDUGA GAGAL FUNGSI: AIR TAK MENGALIR, PETANI TERANCAM GAGAL PANEN

Bone Sul-Sel, bharindo.co.id –  Bone, Minggu 12 April 2026 — Proyek irigasi dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2025 di Desa Cammilo, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, menuai sorotan tajam. Proyek yang menelan anggaran negara sebesar Rp195 juta tersebut diduga kuat tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Kasus ini mencuat dari aduan masyarakat yang diterima oleh Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Makassar melalui kanal pengaduan online. Aduan tersebut diterima langsung oleh Direktur LKBH Makassar, Muhammad Sirul Haq, SH, C.NSP, C.CL, yang kemudian memerintahkan dilakukan investigasi dan advokasi lapangan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Cabang Bone LKBH Makassar, Andi Bahri, turun langsung ke lokasi untuk melakukan penelusuran fakta di area persawahan. Hasil investigasi lapangan menemukan bahwa jaringan irigasi yang dibangun tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Fakta di lapangan menunjukkan, jaringan irigasi yang dibangun bukan berupa saluran air terbuka, melainkan hanya berupa pemasangan pipa dengan kran distribusi. Ironisnya, hingga saat ini tidak ada aliran air yang keluar dari sistem tersebut.

Salah satu petani yang tidak bersedia disebutkan namanya, yang ditemui di area persawahan, mengungkapkan kekecewaannya.

“Saya punya sawah yang sudah ditaburi, tetapi kemungkinan bisa gagal panen karena bantuan perpipaan sawah tidak berfungsi. Tidak ada air mengalir. Itupun mata air yang mau dialiri tidak sesuai, karena nanti banyak airnya kalau hujan. Saya heran karena pipanya sudah lama ditanam tetapi tidak jalan airnya,” ungkapnya.

Temuan ini mempertegas bahwa proyek tersebut tidak hanya gagal secara teknis, tetapi juga berdampak langsung terhadap potensi kerugian petani di wilayah tersebut.

Direktur LKBH Makassar, Muhammad Sirul Haq, SH, C.NSP, C.CL, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal serius persoalan ini.

“Laporan ini kami terima langsung dari masyarakat yang terdampak dan telah kami tindak lanjuti melalui investigasi lapangan oleh tim kami di Bone. Fakta yang ditemukan menunjukkan proyek ini patut diduga gagal fungsi. Jika benar demikian, maka ini bukan hanya persoalan teknis, tetapi berpotensi mengarah pada dugaan penyimpangan penggunaan anggaran negara,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada tahap pengumpulan informasi semata.

“Kami akan mendalami lebih lanjut, termasuk meminta klarifikasi dari pihak pelaksana dan instansi terkait. Jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum, maka kami siap membawa persoalan ini ke aparat penegak hukum,” lanjutnya.

LKBH Makassar mendesak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang serta pihak terkait lainnya untuk segera turun melakukan evaluasi dan audit teknis secara menyeluruh terhadap proyek tersebut.

“Program ini seharusnya menjadi solusi bagi petani, bukan justru menimbulkan kerugian. Kami meminta agar ada tanggung jawab yang jelas dan transparan,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai penyebab tidak berfungsinya proyek tersebut.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa pengawasan terhadap proyek berbasis masyarakat harus diperketat agar tidak menjadi celah penyalahgunaan anggaran negara. (***)

adminbharindo

Recent Posts

Polisi Amankan Terduga Penjual Obat Keras Tertentu di Malangbong, Ratusan Butir Obat Disita

GARUT, bharindo.co.id — Unit Reskrim Polsek Malangbong Polres Garut mengamankan seorang pria yang diduga menjual…

11 jam ago

Sambut HUT TNI ke-81 Dan HUT ke 76 Kodam IV/Dip, Kodim 0707/Wonosobo Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tieng

Wonosobo, bharindo.co.id – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah ditunjukkan Kodim 0707/Wonosobo dengan menyalurkan bantuan…

16 jam ago

Pendaftaran Ditutup Hari Ini, 5 Bakal Calon Hukum Tua Tontalete Rok-rok Siap Bertarung, 2 Srikandi vs 3 Laki-Laki

Minut, bharindoi.co.id - Detik-detik akhir penutupan pendaftaran Bakal Calon Hukum Tua Desa Tontalete Rok-rok berlangsung…

16 jam ago

Bhabinkamtibmas Polsek Sumarorong Amankan Pengurapan Vikaris di Pasapa Mambu, Warga Diimbau Waspada Karhutla

MAMASA, Bharindo.co.id – Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali diwujudkan Bhabinkamtibmas Desa Pasapa Mambu, Kecamatan…

16 jam ago

Ditreskrimsus Polda Sulbar Tuntaskan Kasus Korupsi Dana Desa Lampoko, Kerugian Negara Capai Rp746,34 Juta

POLMAN, Bharindo.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Barat menuntaskan penyidikan perkara dugaan…

16 jam ago

HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Ditlantas Polda Sulbar Padukan Doa, Layanan Kesehatan dan Aksi Donor Darah

MAMUJU, Bharindo.co.id – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Korps Lalu Lintas Bhayangkara, Direktorat Lalu…

16 jam ago