PEKANBARU, bharindo.co.id – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Riau menggelar kegiatan Puncak Bakti Kesehatan yang berlangsung di Grand Central Hotel Pekanbaru, Selasa (23/6/2026). Kegiatan sosial kemanusiaan tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat dengan jumlah peserta yang melampaui target yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Riau Herry Heryawan, Wakapolda Riau Hengki Haryadi, Irwasda Polda Riau Prabowo Santoso, serta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Riau. Turut hadir sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Danlanud Lanud Roesmin Nurjadin, Danrem 031/Wira Bima, Danlanal Dumai, perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, serta BNNP Riau.
Dalam kegiatan tersebut, Polda Riau menyediakan sedikitnya 14 jenis layanan kesehatan bagi masyarakat. Pelayanan yang diberikan meliputi pengobatan umum dan spesialis, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan kesehatan gigi, operasi katarak, operasi bibir sumbing, khitanan massal, bedah minor, serta pelayanan Keluarga Berencana (KB).
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan akses layanan donor darah, pemeriksaan laboratorium, pemberian vitamin dan imunisasi, program deteksi dini dan pencegahan stunting, pembagian kacamata gratis, hingga pelayanan khusus bagi penyandang disabilitas yang disertai pemberian alat bantu.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengungkapkan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat yang hadir. Menurutnya, jumlah peserta yang mengikuti bakti kesehatan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan target awal.
“Dari target yang telah ditentukan sebanyak 1.432 peserta, capaiannya sudah mencapai lebih dari 2.400 peserta. Ini menunjukkan adanya peningkatan sekitar 15 persen dari target yang telah ditetapkan,” ujar Kapolda.
Kapolda menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator meningkatnya kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Ia juga menyoroti tingginya angka kasus hipertensi dan diabetes yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Provinsi Riau.
Untuk itu, Kapolda menegaskan bahwa upaya pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Ia meminta seluruh jajaran terus memperkuat kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan berbagai pihak terkait guna memperluas akses layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Saya meminta agar terus dilakukan kolaborasi dan koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan serta seluruh pihak terkait untuk memperluas akses dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan screening kesehatan berkala,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Riau juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan bakti kesehatan, termasuk 15 rumah sakit mitra, tenaga medis, tenaga kesehatan, serta para relawan yang terlibat.

Melalui kegiatan ini, Polda Riau berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum memperkuat pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan Provinsi Riau yang sehat, aman, dan sejahtera. (***)
