September 8, 2026
2403260908344_493461 (1)

Jakarta, bharindo.co.id – Hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik yang tinggi terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi, dalam rilisnya pada Selasa (7/4/2026) mengungkapkan sekitar 79,8 persen responden merasa puas terhadap penyelenggaraan mudik 2026. Mayoritas menilai kondisi lalu lintas dan tingkat keselamatan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejalan dengan hasil survei tersebut, data Korps Lalu Lintas Polri mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan selama periode mudik dan balik Lebaran yang berlangsung pada 13 hingga 29 Maret 2026. Jumlah kecelakaan tercatat turun sekitar 5,75% hingga 6,31% menjadi 3.517 kasus secara nasional.

Lebih menggembirakan, angka fatalitas atau korban meninggal dunia mengalami penurunan drastis hingga mencapai 30,89% sampai 31,19%. Selain itu, jumlah korban luka berat juga menurun sebesar 13,8%.

Keberhasilan ini didukung oleh berbagai strategi yang diterapkan, seperti rekayasa lalu lintas melalui sistem one way dan contraflow, peningkatan pengawasan di lapangan, optimalisasi penggunaan transportasi umum yang mencapai 147,55 juta pemudik, serta penerapan kebijakan work from anywhere (WFA).

Meski demikian, kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor masih mendominasi, terutama di jalur arteri. Hal ini menjadi perhatian penting untuk evaluasi ke depan.

Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan operasi tersebut.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak, baik Polri, kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi aktif seluruh stakeholder,” ujarnya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo atas arahan dan keterlibatan langsung dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026.

“Atas petunjuk dan arahan Bapak Kapolri, serta kehadiran langsung di lapangan, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan optimal dan memberikan hasil signifikan dalam menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban,” tambahnya.

Data ini merupakan laporan awal yang dihimpun Korlantas Polri bersama Jasa Raharja selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026, yang menjadi catatan penting dalam mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) secara berkelanjutan di Indonesia. (azs***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *