September 6, 2026
WhatsApp Image 2026-08-20 at 10.27.06

SEMARANG, bharindo.co.id – Tidak ada ruang untuk lengah. Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., turun langsung mengecek kondisi personel, sarana, dan lingkungan Yonif TP 455/Satria Pandanaran di Marshalling Area (MA) Kolat Rindam IV/Diponegoro, Bantir, Desa Losari, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Rabu (19/8/2026).

Peninjauan tersebut menjadi langkah tegas pimpinan Kodam IV/Diponegoro untuk memastikan satuan bukan hanya siap secara administrasi, tetapi benar-benar memiliki personel, disiplin, moril, kemampuan dasar, serta dukungan sarana yang memadai ketika tugas datang.

Setibanya di lokasi, Pangdam menerima penghormatan jajar sekaligus paparan dari Pasipers Yonif TP 455/SP yang mewakili Danyonif. Paparan tersebut mencakup kondisi personel, kesiapan satuan, hingga berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi untuk mendukung pelaksanaan tugas.

Tidak berhenti di ruang paparan, Pangdam kemudian turun melihat kondisi sebenarnya di lapangan.

Area barak latihan di Kolat Rindam IV/Diponegoro menjadi salah satu titik yang ditinjau. Pangdam juga melihat kawasan perkebunan di sekitar Kolat yang menjadi bagian dari lingkungan pembinaan dan aktivitas personel.

Pengecekan kemudian berlanjut menuju lokasi pembangunan Mako Yonif TP 455/SP di Bancak, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang.

Di lokasi tersebut, Pangdam melihat langsung kondisi area yang dipersiapkan sebagai bagian dari pengembangan satuan. Peninjauan ini sekaligus memberikan gambaran mengenai kesiapan sarana dan lingkungan yang nantinya menjadi bagian dari operasional satuan.

Bagi Kodam IV/Diponegoro, kesiapan satuan tidak bisa diukur hanya dari jumlah personel. Kekuatan fisik, mental, disiplin, moril, kemampuan dasar prajurit hingga kesiapan sarana pendukung harus berjalan beriringan.

Semua aspek tersebut menjadi satu kesatuan untuk memastikan Yonif TP 455/SP mampu melaksanakan tugas secara optimal kapan pun dibutuhkan.

Pangdam IV/Diponegoro menegaskan melalui peninjauan langsung tersebut bahwa pembinaan satuan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Tujuannya jelas: membangun Yonif TP 455/Satria Pandanaran sebagai satuan yang solid, tangguh, disiplin, dan siap memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.

Sebab bagi prajurit, kesiapan bukan sekadar slogan.

Ketika tugas memanggil, tidak boleh ada alasan untuk tidak siap.

Turut mendampingi Pangdam dalam kegiatan tersebut Irdam Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., Asrendam Kolonel Arm Edy Susanto, S.Sos., M.M., M.Han., Asops Kolonel Inf Mahmud, S.I.P., Aslog Kolonel Kav Sungudi, S.H., M.Si., Kabalakdam, Kasrem 073/MKT, Dandim 0714/Salatiga, Danden Inteldam, serta Dandenpom IV/3 Salatiga. (bdys***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *