KEMA, bharindo.co.id – Truk muatan jaring ikan milik KM EL Malika amblas di Dermaga Kema,Minggu 21 juni 2026, sekitar pukul 10.00 WITA. Kejadian berulang ini terjadi setelah kayu balok penutup lubang dermaga patah saat dilindas truk yang bernomor polisi DB 8821 AT

Selain amblas, truk juga mengalami kerusakan mesin sehingga tidak bisa bergerak sendiri saat roda masuk ke lubang besar di badan dermaga.
“Pas lewat, kayu penutup lubangnya langsung patah. Truk langsung miring masuk ke lubang. Ini jaring punya KM EL Malika. Ditambah mesin truk saya rusak, jadi nggak bisa mundur,” ujar Sopir di lokasi.
Untuk mengevakuasi, warga dan nelayan gotong royong menurunkan sebagian jaring milik KM EL Malika dari truk agar beban berkurang dan truk bisa ditarik keluar.
Warga menyebut insiden truk amblas di titik yang sama sudah sering terjadi. Lubang di Dermaga Kema sudah berukuran besar dan dibiarkan bertahun-tahun tanpa ada perbaikan permanen. Kayu balok penutup yang terpasang kondisinya lapuk dan tidak mampu menahan beban kendaraan berat.
“Ini bukan pertama kali bang. Sudah berkali-kali truk masuk lubang di sini. Lubangnya sudah besar, dari dulu sampai sekarang nggak pernah diperbaiki total. Cuma ditutup kayu lapuk, patah lagi, gitu terus,” kata salah satu warga.
Melihat kejadian berulang dan lubang yang semakin membesar, warga mendesak pemerintah daerah dan pengelolaan pelabuhan serta Dinas terkait segera mengambil tindak lanjut nyata. Perbaikan tambal sulam dinilai tidak lagi efektif.
“Kami minta pemerintah segera turun tangan. Jangan tunggu ada korban jiwa atau kerugian besar baru bergerak. Dermaga ini urat nadi nelayan Kema. Lubangnya sudah lama, sudah besar, tolong segera diperbaiki permanen,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, truk berhasil dievakuasi namun lubang penyebab kecelakaan masih menganga dan berpotensi memakan korban selanjutnya. Aktivitas bongkar muat nelayan, termasuk KM EL Malika, juga terganggu setiap kali insiden terjadi.
(Eds***)
