Maret 28, 2026
WhatsApp Image 2026-02-04 at 19.53.01

bharindo.co.id Purbalingga,— Di tengah porak-porandanya wilayah lereng Gunung Slamet akibat banjir dan tanah longsor, solidaritas kembali menggema. Paguyuban Ebeng/Kuda Lumping Purbalingga (PAKUBELING) bergerak cepat menyalurkan donasi dalam bentuk uang tunai kepada para korban di lokasi pengungsian, Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung di dua titik pengungsian, yakni Dusun Kali Urip dan Dusun Kali Malang. Ketua PAKUBELING, Priyawan Bhadranaya, didampingi Wakil Ketua Sugiono, menyerahkan bantuan tersebut secara langsung kepada warga terdampak.

Langkah ini menjadi sorotan karena bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai — bukan bahan pokok seperti yang umumnya disalurkan. Priyawan menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah melihat melimpahnya bantuan logistik yang sudah diterima pengungsi.

“Bantuan sembako sudah cukup banyak tersalurkan. Karena itu kami memilih menyalurkan donasi dalam bentuk uang tunai agar bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan mendesak para korban,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga membangkitkan semangat warga untuk bangkit dari keterpurukan. Bencana di lereng Slamet diketahui telah melumpuhkan aktivitas pertanian dan mengguncang roda perekonomian masyarakat setempat.

Priyawan juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dan alam. Menurutnya, bencana menjadi pengingat agar masyarakat lebih bijak dalam memperlakukan lingkungan.

“Atas nama Paguyuban Ebeng/Kuda Lumping Purbalingga, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyalurkan donasi melalui PAKUBELING,” tambahnya.

Di tengah kondisi sulit, aksi solidaritas ini menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat terus menyala — memastikan para korban tidak berjuang sendirian menghadapi dampak bencana. (rwts***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *