Categories: TULUNGAGUNG

VIDEO VIRAL MBAH SUTRIS: SEMPROT DUGAAN PUNGUTAN SMA/SMK NEGERI TULUNGAGUNG — “SEKOLAH NEGERI KOK RASA SWASTA PREMIUM

bharindo.co.id Tulungagung,- Tulungagung kembali geger, Sebuah video viral menampilkan sosok Mbah Sutris, yang dengan nada geram menyoroti dugaan pungutan di beberapa SMA dan SMK Negeri. Video itu meledak di media sosial, memicu ribuan komentar yang makin panas dari warganet.

Dalam videonya, Mbah Sutris tidak basa-basi. Ia menyebut bahwa dari laporan wali murid, ada SMA Negeri yang diduga menarik Rp100 ribu per bulan, sementara SMK Negeri diduga menarik hingga Rp2 juta dengan berbagai istilah yang dibungkus rapi: uang jariyah, pengembangan, dan sumbangan seikhlasnya—tapi nyatanya, menurut keluhan warga, rasanya kok wajib dan nylekit di dompet.

“Sekolah negeri iki loh… negeri! Nek pemerintah ngomong gratis, ya ojo isih narik-narik! Iki jenenge ora barokah!”

Ujar Mbah Sutris dengan nada tinggi dalam video tersebut.

Mbah Sutris juga menyinggung adanya dugaan tekanan dan intimidasi halus kepada wali murid yang keberatan bayar. Menurutnya, praktik-praktik seperti itu bukan hanya memberatkan, tapi ngisin-isini, apalagi dilakukan di lembaga pendidikan negeri yang seharusnya jadi contoh.

“Wali murid iki akeh sing ora mampu. Ojo digebugi karo pungutan sing jenenge diganti-ganti! Nek pungutan yo ngomong wae pungutan, ojo didandani seolah-olah amal!”

Tambahnya dengan pedas.

Video itu membuat warganet meledak. Komentar-komentar keras bermunculan:

“Sekolah negeri kok rasa swasta mewah.”

“Nek seikhlasnya, kok ditarget?”

“Coba Disdik Jatim turun, ojo saben tahun masalah iki muncul.”

Banyak yang mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk turun tangan, membuka data, dan memeriksa apakah benar ada praktik pungutan terselubung yang selama ini dibungkus dengan istilah halus.

Hingga kini, pihak sekolah dan instansi terkait masih diam, belum memberi klarifikasi. Namun satu hal jelas: suara Mbah Sutris sudah terlanjur menggema, dan publik Tulungagung tidak akan diam lagi terhadap dugaan praktik yang memberatkan wali murid.dimasa ekonomi yg sulit ini menambah beban bagi walimurid.(ahfs***)

adminbharindo

Recent Posts

Wamenpora RI Apresiasi Panitia Turnamen Inomasa Cup I U-17 — Serukan Olahraga Jadi Gaya Hidup Bangsa

bharindo.co.id Gorontalo,— Gaung Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 kembali bergema hingga tingkat nasional.…

2 hari ago

Lapangan Bola Jadi Panggung Komitmen! Kepala Desa Tilote dan Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia Serukan Langkah Nyata untuk Masa Depan Pemuda

bharindo.co.id Gorontalo,— Penutupan Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 tak hanya menandai berakhirnya kompetisi…

2 hari ago

Dari Lapangan Desa ke Mimpi Besar! Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia Salut, Inomasa Cup I U-17 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola

bharindo.co.id Gorontalo,— Gaung keberhasilan Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 masih terasa. Ajang yang…

2 hari ago

Diguncang Rintangan, Turnamen Inomasa Cup I U-17 Tetap Meledak! Sosok “Guru Onho” Jadi Motor di Balik Kesuksesan

bharindo.co.id Gorontalo,- Siapa sangka turnamen sepak bola usia muda di lapangan Iloheluma, Desa Tilote, Kecamatan…

2 hari ago

SPPG Sidowareg, Telur Setengah Matang Jadi Menu Hari Jum’at.

bharindo.co.id Jombang,- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program menu makan bergizi gratis (MBG) merupakan langkah…

2 hari ago

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kini Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Jombang Memiliki 6 Unit SPPG

bharindo.co.id Jombang,- Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR mengikuti kegiatan Zoom Metting Launching…

2 hari ago