Categories: Nasional

Wamendagri Bima Arya Dorong Diferensiasi Ekonomi Kreatif untuk Majukan Pariwisata Daerah

bharindo.co.id Jakarta,— Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya diferensiasi dan city branding dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata nasional. Hal ini disampaikannya saat memberikan pidato kunci dalam acara The Top Tourism Leaders Forum di Hall 9, Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten, pada Minggu (12/10/2025).

Dalam forum yang dihadiri para pemimpin daerah dan pelaku industri pariwisata, Wamendagri menyampaikan bahwa Indonesia memiliki 514 kabupaten/kota, yang seharusnya mencerminkan 514 potensi, identitas, dan karakter berbeda.

“Citra daerah tidak boleh stagnan hanya karena terus menggunakan tagline yang sama atau meniru daerah lain,” tegas Bima Arya, Senin (13/10/2025).

Ia menyoroti pentingnya komitmen kepala daerah dalam membangun potensi wilayahnya. Banyak destinasi wisata tersembunyi yang bisa dikembangkan optimal jika didukung oleh semangat kolaboratif dan inovatif.

Bima Arya kemudian membagikan pengalaman pribadinya saat menjabat sebagai Wali Kota Bogor, khususnya dalam membangun kawasan wisata berbasis komunitas di Mulyaharja. Kawasan yang dulunya dikenal sebagai wilayah miskin kini berkembang menjadi destinasi wisata berkat kolaborasi erat antara pemerintah dan warga lokal.

“Kami melibatkan warga, mendidik para tour guide, membina komunitas. Kini, anak-anak muda dan ibu-ibu bisa hidup dari wisata yang tumbuh setiap akhir pekan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti keberhasilan pengembangan sport tourism melalui proyek jogging track 4,3 km yang mengelilingi Istana dan Kebun Raya Bogor, yang kini menjadi pusat aktivitas warga dan turut mendongkrak ekonomi pelaku UMKM sekitar.

“Sport tourism itu bicara kesehatan, kesejahteraan, kolaborasi, dan efeknya sangat terasa bagi UMKM,” ujarnya.

Selain potensi wisata alam dan olahraga, Bima Arya juga menyoroti pentingnya event kreatif seperti konser musik dalam menarik kunjungan wisatawan dan menggerakkan ekonomi daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa aspek perizinan, keamanan, dan infrastruktur harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaannya.

Dirinya juga menyinggung bahwa kesadaran kepala daerah terhadap pentingnya sektor pariwisata dan industri kreatif masih belum merata.

“Membangun ekosistem pariwisata itu tidak mudah. Perlu kerja keras lintas sektor dan mengatasi hambatan struktural, kultural, dan infrastruktur. Tugas insan pariwisata itu berat, harus gaul, membangun jejaring, dan memperkaya perspektif,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari pemerintah pusat, Kementerian Dalam Negeri melalui Wamendagri menyatakan siap mendorong peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam membangun sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi lokal.

Acara The Top Tourism Leaders Forum ini menjadi ajang strategis untuk saling bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan memperkuat komitmen nasional dalam menjadikan Indonesia sebagai destinasi pariwisata kelas dunia berbasis potensi lokal. (jnds***)

adminbharindo

Recent Posts

Bos Narkoba Buronan Bareskrim Nekat Oplas Wajah demi Kabur! Kini Ganti Kewarganegaraan dan Bersembunyi di Malaysia

Jakarta, bharindo.co.id — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus memburu sosok buronan kelas kakap…

15 jam ago

KemenPPPA Desak Interpol Turun Tangan! Kasus Eksploitasi Seksual Anak Diduga Libatkan WNA Jepang Gegerkan Publik

Jakarta, bharindo.co.id — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendorong kepolisian untuk bekerja sama dengan…

15 jam ago

Jakarta Siaga! Belasan Ribu Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Hari Kebangkitan Nasional 2026

Jakarta, bharindo.co.id — Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 14.237 personel gabungan untuk mengawal dan melayani…

15 jam ago

Kemnaker Gandeng Unpad, Siapkan SDM Unggul Hadapi Gempuran Dunia Kerja Digital

Bandung, bharindo.co.id — Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia…

15 jam ago

Gudang Bulog Ngawi Penuh! Polisi Pastikan Stok Beras dan Jagung Aman hingga Bertahun-Tahun

Ngawi, bharindo.co.id — Satgas Pangan Polres Ngawi turun langsung melakukan pengawasan dan pengecekan stok beras…

15 jam ago

El Nino 2026 Mengancam! Polda Sumsel dan Polri Siaga Hadapi Karhutla, Krisis Pangan hingga Ancaman Sosial

Palembang, bharindo.co.id — Polda Sumatera Selatan bersama Divisi Humas Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi fenomena El…

15 jam ago