Categories: PEMALANG

Warga Semingkir Minta RAB Kamar Mandi TK Dibuka, Sebagai Bentuk Transparansi

Bharindo, Pemalang Jateng – Hingga saat ini, terkait polemik di Desa Semingkir Kecamatan Randudongkal belum juga mereda. Desas-desus perbincangan rupanya semakin melebar dan meluas.

Sebagian warga masih menunggu balasan surat dari pihak Pemerintah Desa Semingkir, yang notabene hingga kini belum ada tanda-tanda akan dijawab.

Alih-alih mendapatkan balasan surat, warga sepertinya malah berencana akan melakukan audiensi, dengan mengundang APH [Aparat Penegak Hukum] yang berwenang dan pihak-pihak terkait. Semua itu dilakukan, agar segera terwujud transparansi kepada publik.

“Dan sekarang ini yang baru-baru ini, contohnya polemik masalah keterbukaan anggaran yang untuk pembangunan kamar mandi yang untuk taman kanak-kanak yang nominal anggarannya 50 juta, itu rekan-rekan meminta RAB nya juga kan belum dikasih, belum mendapatkan,” Papar Saeful Mutakin, warga Semingkir.

Senada dengan Mutakin, warga lainnya, Ridwan, menimpali terkait transparansi pihak Pemerintah Desa Semingkir, soal pembangunan kamar mandi TK.

“Untuk RAB pembangunan kamar mandi dan WC TK yang ada disamping Balai Desa, ya seandainya memang terbuka, yaa kasihkan ke kami dong. Tapi sampai saat ini, belum ada informasi atau surat yang kami dapatkan,” Timpal Ridwan.

Kemudian disisi lain, Imam Purkendi, memberikan sedikit penjelasan mengenai RAB [Rencana Anggaran Biaya] toilet atau kamar mandi yang dimaksud warga.

“Kalo masalah Toilet sudah saya terangkan kepada semua media yang datang. Kalo masalah suruh memberikan RAB atas petunjuk media yang lain harus ada perintah dari KIP, saya tidak mengerti,” Jawabnya saat dihubungi, sabtu [16\08].

Sebagai informasi, sebelumnya, warga beberapa kali melayangkan surat kepada pihak Pemerintah Desa Semingkir, bahkan ada yang sejak tahun 2022 bersurat, tapi belum juga mendapatkan informasi yang diinginkan.

Kemudian, beberapa waktu lalu, beberapa warga juga melayangkan surat, diawali kepada ketua BPD [Badan Permusyawaratan Desa], Pemdes dan juga hingga ke inspektorat kabupaten Pemalang.

Warga Semingkir yang melayangkan surat tersebut, masih bisa bersabar dan akan terus berjuang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

[SA.1]

adminbharindo

Recent Posts

Penguatan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Usia Sekolah melalui Program Polantas Karib

MAMUJU, bharindo.co.id — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Ditlantas Polda Sulbar) terus memperkuat…

1 hari ago

Sat Lantas Polres Mamasa Intensifkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

MAMASA, bharindo.co.id — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mamasa, Sulawesi Barat, terus mengintensifkan upaya…

1 hari ago

Hari Ketiga Audit Irwasum Polri, Kapolda Sulbar Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran

SULAWESI BARAT,  bharindo.co.id — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun…

1 hari ago

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Pasangkayu, Satu Terduga Pelaku Diamankan Polres

PASANGKAYU, bharindo.co.id — Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu mengamankan satu orang terduga pelaku dalam…

1 hari ago

HUT TNI Angkatan Laut, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Memperkuat Sinergi TNI-Polri dan Pengabdian kepada Masyarakat

Sulawesi Barat, bharindo.co.id  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut, Kapolda…

1 hari ago

Petani Panen Jagung, Polisi Ikut Turun ke Kebun! Bhabinkamtibmas Mamasa Kawal Ketahanan Pangan

MAMASA, bharindo.co.id — Pagi itu, suasana kebun jagung di Dusun Rantepongko, Desa Tondokbakaru, Kabupaten Mamasa,…

1 hari ago