Categories: TULUNGAGUNG

YAYASAN GUSTI MARINGI MUKTI (YGM) GANDENG BNNK TULUNGAGUNG, WUJUDKAN LINGKUNGAN KERJA SPPG BAGO 4 BERSIH NARKOBA

​TULUNGAGUNG, bharindo.co.id – Guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan terbebas dari ancaman narkotika, Yayasan Gusti Maringi Mukti (YGM) menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung untuk menggelar sosialisasi bahaya narkoba sekaligus tes urine bagi para relawan. Kegiatan ini dilaksanakan di SPPG Makan Gizi Gratis Bago 4, Jalan A. Yani Timur Gg. 03/57, pada Sabtu (13/06/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.

​Kepala Dapur SPPG Makan Gizi Gratis Bago 4, Rafi Febrian Trinugroho, menyampaikan apresiasi yang mendalam dan terima kasih kepada pihak BNNK Tulungagung atas kolaborasi dan sinergi yang terjalin dengan baik dalam mengedukasi para pekerja sosial di lingkungan SPPG.
​Fokus Kegiatan Positif dan Deteksi Dini

​Dalam kesempatan tersebut, Rafi Febrian Trinugroho memberikan pesan yang kuat, khususnya kepada para relawan muda yang mendominasi pergerakan program sosial ini. Ia mengingatkan pentingnya membentengi diri dari pengaruh negatif eksternal.

​”Saya berpesan kepada seluruh relawan, khususnya anak-anak muda, jangan sampai kalah oleh pilihan atau golongan. Fokuslah pada kegiatan yang positif, sayangi diri sendiri, dan sayangi keluarga,” ujar Rafi tegas.
​Ia juga berharap langkah preventif yang diambil oleh SPPG Bago 4 ini dapat menjadi pemantik bagi satuan pelayanan gizi lainnya untuk melakukan langkah serupa.

​”Semoga kegiatan positif, antisipasi protektif, dan deteksi dini tentang bahaya narkoba ini bisa dicontoh oleh SPPG yang lain,” pungkasnya.

​Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menciptakan Clean Area (Kawasan Bersih Narkoba), kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pemaparan materi sosialisasi. BNNK Tulungagung juga langsung melakukan pemeriksaan dan skrining melalui tes urine kepada seluruh personel yang bertugas.

​Berdasarkan data pemeriksaan medis di lapangan, sebanyak 20 relawan SPPG Bago 4 mengikuti tes urine tersebut. Hasilnya, seluruh relawan dinyatakan 100% negatif dan bersih dari indikasi penyalahgunaan narkotika.


​Langkah preventif yang diinisiasi oleh Yayasan Gusti Maringi Mukti (YGM) ini menegaskan bahwa program pemenuhan gizi masyarakat harus didukung oleh lingkungan kerja dan para pelaku sejarahnya yang memiliki integritas, kesehatan fisik, serta mental yang prima tanpa kontaminasi narkoba. (ahfs***)

adminbharindo

Recent Posts

KAPOLRI DAN MUHAMMADIYAH PERKUAT SINERGI JAGA KAMTIBMAS, NARKOBA HINGGA JUDI ONLINE JADI SOROTAN

JAKARTA, BHARINDO.CO.ID — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak bisa hanya mengandalkan penegakan…

2 hari ago

BARESKRIM POLRI TETAPKAN 265 TERSANGKA KARHUTLA, 23 KORPORASI DIREKOMENDASIKAN CABUT IZIN USAHA

PONTIANAK, bharindo.co.id — Penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia terus diperkuat.…

2 hari ago

Polisi Sahabat Anak di SD Negeri 2 Pasunggingan, Ajak Anak Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Purbalingga, bharindoo.co.id - Unit Kamsel Satlantas Polres Purbalingga menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) di…

2 hari ago

MUSRENBANGDES BENDOSARI SEPAKATI RANCANGAN RKP DESA 2027, WUJUDKAN PEMBANGUNAN YANG TRANSPARAN DAN BERPIHAK PADA MASYARAKAT

TULUNGAGUNG, BHARINDO.CO.ID — Pemerintah Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa…

2 hari ago

Rp640 JUTA GANTI RUGI LAHAN MIDDLE RING ROAD MAKASSAR DIPERTANYAKAN, TIGA PEMEGANG AJB DESAK TRANSPARANSI

MAKASSAR, BHARINDO.CO.ID — Pembebasan lahan untuk proyek pembangunan Jalan dan Jembatan Middle Ring Road Kota…

2 hari ago

LSM KPK RI Soroti Konstruksi Koperasi Merah Putih di Tancung, Minta Pengawas Agrenas Turun Lapangan

WAJO, bharindo.co.id – Ketua LSM KPK RI, Hermanto Buroncong, menyoroti pekerjaan pembangunan Koperasi Merah Putih…

2 hari ago