Agustus 5, 2026
image - 2026-08-03T200124.194

JAKARTA, bharindo.co.id Polres Metro Jakarta Pusat menyiagakan 597 personel gabungan untuk mengamankan dua aksi penyampaian pendapat yang dijadwalkan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026). Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, serta tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan aksi unjuk rasa pertama akan dilaksanakan oleh Poros Pemuda Peduli Indonesia bersama sejumlah elemen massa di kawasan Gambir, tepatnya di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat. Kegiatan tersebut dijadwalkan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB.

Sementara itu, aksi kedua akan digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, mulai pukul 13.00 WIB.

Untuk memastikan situasi tetap kondusif, Polres Metro Jakarta Pusat menggelar apel kesiapan pengamanan sejak pukul 09.00 WIB sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap personel dan kesiapan pengamanan di lapangan.

“Sebanyak 597 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa. Pengamanan juga diperkuat oleh Tim Pelayanan Unjuk Rasa (Yan Unras) wilayah Jakarta Pusat,” ujar Iptu Erlyn Sumantri.

Menurutnya, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional guna menjaga keamanan serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat, baik peserta aksi maupun pengguna jalan.

Selain pengamanan, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran arus kendaraan tanpa mengganggu pelaksanaan penyampaian pendapat yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan.

Polres Metro Jakarta Pusat juga mengimbau masyarakat yang akan melintasi kawasan Jalan Medan Merdeka Barat maupun sekitar Gedung DPR/MPR RI agar mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas dengan memilih jalur alternatif.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar lokasi aksi agar berhati-hati serta menggunakan rute alternatif guna menghindari kepadatan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung,” tutur Iptu Erlyn.

Polri menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap penyampaian pendapat secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur, sekaligus menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah Ibu Kota. (hnds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *