DENPASAR, bharindo.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Bali kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola institusi yang transparan, akuntabel, dan profesional melalui pelaksanaan Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berfokus pada aspek pelaksanaan dan pengendalian tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap satuan kerja berjalan sesuai prinsip good governance dan clean government.
Taklimat awal yang berlangsung khidmat itu dibuka langsung oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. Kehadirannya disambut oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Bali.
Dalam arahannya, Komjen Pol. Wahyu Widada menegaskan bahwa audit kinerja bukan sekadar agenda rutin pemeriksaan administrasi, melainkan instrumen strategis untuk memastikan seluruh pelaksanaan tugas kepolisian berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel.
“Audit kinerja ini adalah instrumen penting untuk memastikan seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Bali dan jajaran senantiasa mematuhi prinsip tata kelola yang baik dan bersih atau good governance and clean government,” tegas Komjen Pol. Wahyu Widada.
Irwasum Polri menjelaskan, audit juga berfungsi sebagai langkah pendampingan preventif yang bertujuan membantu satuan kerja meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi. Melalui proses evaluasi tersebut, pengelolaan anggaran, sarana dan prasarana, serta manajemen operasional diharapkan semakin efektif, tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menyatakan kesiapan penuh seluruh jajaran Polda Bali untuk mendukung proses audit secara terbuka dan kooperatif sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menegaskan komitmen penuh jajaran Polda Bali untuk bersikap terbuka serta sangat kooperatif selama proses audit berlangsung. Semua ini bermuara pada satu tujuan, yakni meningkatkan kualitas pelayanan publik serta profesionalisme anggota kami di lapangan,” ujar Irjen Pol. Daniel Adityajaya.
Kapolda menambahkan, hasil audit akan menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh satuan kerja dalam melakukan perbaikan berkelanjutan sehingga setiap rekomendasi dari Tim Itwasum Polri dapat segera ditindaklanjuti secara optimal.
Melalui pelaksanaan Audit Kinerja Tahap II Tahun Anggaran 2026, Polda Bali berharap mampu memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada integritas, akuntabilitas, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Audit ini juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan organisasi yang semakin profesional, modern, dan terpercaya.

Langkah pengawasan yang dilakukan Itwasum Polri sekaligus mempertegas implementasi transformasi menuju Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Dengan sistem pengawasan yang kuat dan berkelanjutan, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin meningkat seiring hadirnya pelayanan yang semakin berkualitas dan berintegritas. (igds***)
