Juni 16, 2026
whatsapp-image-2026-06-15-at-09_140515

JAKARTA, bharindo.co.id – Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 6.675 personel gabungan untuk mengamankan aksi penyampaian pendapat yang akan digelar sejumlah elemen mahasiswa di sejumlah titik strategis Ibu Kota, Senin (15/6/2026).

Ribuan personel tersebut terdiri dari 6.165 anggota Polri, 500 personel TNI, serta 10 personel Dinas Perhubungan yang akan disebar di berbagai lokasi guna memastikan jalannya aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Aksi mahasiswa dijadwalkan berlangsung di beberapa titik, di antaranya kawasan Gedung DPR/MPR RI, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Silang Monas Selatan, hingga Gedung BGN RI. Konsentrasi massa terbesar diperkirakan berada di depan Gedung DPR/MPR RI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan seluruh personel telah disiapkan untuk mengawal jalannya kegiatan sekaligus memberikan pelayanan keamanan kepada peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

“Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.

Menurutnya, pengamanan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum tetap terlindungi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kombes Budi menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas telah mendapatkan arahan untuk mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional selama pelaksanaan pengamanan.

“Personel yang bertugas mengedepankan tindakan persuasif dan humanis. Kami mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” tegasnya.

Selain pengamanan massa, petugas juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang berpotensi terdampak kegiatan. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional sesuai perkembangan kondisi di lapangan guna mengurangi kepadatan kendaraan.

Polda Metro Jaya turut mengingatkan para peserta aksi agar tidak mudah terprovokasi, tidak membawa benda-benda berbahaya, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Peserta aksi juga diminta menjaga fasilitas umum, menghormati pengguna jalan lainnya, serta mengikuti arahan petugas yang bertugas di lapangan agar kegiatan berjalan lancar dan aman.

“Kami berharap seluruh peserta aksi dapat menyampaikan pendapat secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga suasana Jakarta tetap aman dan kondusif,” kata Kombes Budi.

Sementara itu, masyarakat yang akan beraktivitas atau melintas di kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, Semanggi, dan Gedung BGN RI diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan serta mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.

Polda Metro Jaya memastikan seluruh rangkaian pengamanan dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kebebasan menyampaikan aspirasi dengan terciptanya keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat di Ibu Kota. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *