Maret 3, 2026
image (4)

Jakarta bharindo.co.id,- Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) pada Februari 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/440/II/KEP./2026 tertanggal 27 Februari 2026.

Mutasi kali ini menyasar 54 personel, dengan rincian 3 personel dalam kategori evaluasi/demosi, 44 personel promosi maupun pergeseran setara (flat), serta 7 personel memasuki masa pensiun.

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan strategi pembinaan karier.

“Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kategori evaluasi/demosi, tiga pejabat mengalami pergeseran jabatan:

  • KBP Edy Setyanto Erning Wibowo dari Kapolresta Sleman dimutasi ke Divkum Polri. Posisi Kapolresta Sleman kini dijabat KBP Adhitya Panji Anom.

  • AKBP Didik Putra Kuncoro, sebelumnya Kapolres Bima Kota, dimutasi menjadi Pamen Yanma Polri. Jabatan Kapolres Bima Kota kini diisi AKBP Mubiarto Banu Kristanto.

  • AKBP Natalena Eko Cahyono, sebelumnya Kapolres Bungo, dimutasi menjadi Pamen Polda Jambi. Jabatan tersebut kini dipercayakan kepada AKBP Zamri Elfino.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari evaluasi internal untuk memperkuat soliditas dan performa organisasi.

Pada level Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, dua pejabat mendapat amanah strategis sebagai Kakortastipidkor dan Kapuslitbang Polri.

Di tingkat kewilayahan, satu pejabat dipercaya sebagai Wakapolda Kalimantan Utara, serta terjadi pergantian dua jabatan Kapolresta/Tabes, termasuk Kapolrestabes Semarang dan Kapolresta Sleman.

Mutasi juga mencakup:

  • 7 personel pada level Irjen Pol,

  • 19 personel Brigjen Pol (promosi dan flat),

  • 11 personel Kombes Pol,

  • 2 personel pada jabatan Kapolres IIIA2/AKBP,

  • serta 7 personel memasuki masa purna tugas.

Johnny menegaskan seluruh proses dilakukan secara objektif dan berdasarkan kebutuhan organisasi.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi manajemen SDM Polri untuk memastikan organisasi tetap adaptif, solid, dan responsif terhadap tantangan tugas ke depan,” tegasnya.

Dengan rotasi besar ini, publik menanti gebrakan baru dan peningkatan kinerja nyata di tubuh Polri, sekaligus penguatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *