April 21, 2026
image (44)

 Jakarta, bharindo.co.id — Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, usai mengikuti arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Keputusan tersebut diambil setelah Presiden melakukan lawatan ke sejumlah negara, termasuk Rusia dan Prancis, yang turut membahas berbagai aspek kerja sama energi dan ketahanan nasional.

“Insya-Allah stok kita di atas standar minimum, baik itu solar, bensin, maupun LPG. Kami sudah bersepakat atas arahan Bapak Presiden, bahwa harga BBM subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun,” ujar Menteri ESDM, Jumat (17/4/2026).

Menurutnya, kebijakan ini menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya kelompok yang rentan terhadap fluktuasi harga energi. Stabilitas harga BBM diharapkan mampu menjaga daya beli dan mendukung aktivitas ekonomi nasional.

Dari sisi fiskal, pemerintah menilai kondisi saat ini masih cukup aman untuk mempertahankan harga BBM subsidi. Hal ini didukung oleh harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) yang masih berada di bawah asumsi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kalau ICP sampai 100 dolar AS itu masih aman. Saat ini rata-rata masih di bawah 77 dolar AS, jadi ruang fiskal kita masih cukup kuat,” jelasnya.

Meski demikian, tantangan tetap ada pada sisi pasokan energi. Pemerintah masih harus mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari untuk memenuhi kebutuhan nasional yang mencapai 1,6 juta barel per hari, sementara produksi dalam negeri baru berkisar 600–610 ribu barel per hari.

Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah juga membuka peluang kerja sama energi dengan Rusia, tidak hanya dalam pasokan minyak mentah, tetapi juga investasi di sektor infrastruktur seperti kilang dan penyimpanan energi.

“Ada beberapa investasi yang sudah siap masuk, khususnya di bidang kilang dan storage. Namun masih perlu 1-2 tahap pembahasan lanjutan sebelum final,” tambah Menteri ESDM.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis stabilitas energi nasional dapat terus terjaga. Kepastian tidak naiknya harga BBM subsidi hingga akhir 2026 diharapkan memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah dinamika global. (dns***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *