Mei 20, 2026
WhatsApp Image 2026-05-16 at 17.42.25

BITUNG, bharindo.co.id – Semangat syiar Al-Qur’an kembali menggema di Kota Bitung. Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-XXXI Tingkat Kota Bitung Tahun 2026 resmi dibuka secara langsung oleh Walikota Bitung, Bapak Hengky Honandar, S.E., pada pembukaan yang berlangsung khidmat, meriah, dan penuh nuansa religius.Sabtu (16/5/2026)

Acara pembukaan dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, alim ulama, para qori dan qori’ah dari delapan kecamatan, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Kemeriahan pawai ta’aruf, defile kafilah, dan lantunan ayat suci Al-Qur’an menjadi pembuka yang menggetarkan suasana, menegaskan bahwa Bitung adalah kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan toleransi antarumat beragama.

Dalam sambutannya, Walikota Hengky Honandar menyampaikan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi momentum strategis untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat identitas keagamaan masyarakat.

“MTQ ke-XXXI ini harus menjadi panggung lahirnya generasi Qurani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu membawa nilai-nilai kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat. Al-Qur’an harus menjadi pedoman hidup, bukan sekadar yang dibaca dan dilombakan. Melalui MTQ, kita tanamkan kecintaan pada kitab suci sejak dini agar karakter generasi muda Bitung terbentuk dengan nilai kejujuran, disiplin, dan kepedulian sosial,” tegas Walikota.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bitung H.Yahya W Pasiak S.Ag ,M.M juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ tahun ini.

“MTQ adalah ikhtiar bersama dalam membumikan Al-Qur’an. Kami berharap ajang ini tidak hanya melahirkan qori dan qori’ah berprestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang Qurani, cinta damai, dan siap berkontribusi bagi Kota Bitung. Kemenag akan terus mendukung pembinaan tilawah dan tahfidz secara berkelanjutan,” ujarnya.

Salah satu Panitia MTQ ke-XXXI Kota Bitung 2026 Ahmad Syarifudin illa menambahkan bahwa persiapan kegiatan ini telah berlangsung selama hampir dua bulan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Alhamdulillah, semua kafilah dari delapan kecamatan siap tampil maksimal. Kami menyiapkan 6 cabang lomba dan melibatkan 102 peserta dan pendamping serta official sebanyak 34 orang dan dewan hakim. Harapannya, MTQ ini berjalan lancar, jujur, dan transparan, sehingga benar-benar melahirkan yang terbaik untuk mewakili Kota Bitung di tingkat provinsi dan nasional,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memberikan dukungan langsung kepada para peserta. Menurutnya, kehadiran masyarakat adalah energi besar bagi para qori dan qori’ah untuk tampil optimal.

Kegiatan ini menjadi wahana pembinaan dan seleksi qori-qori’ah terbaik Kota Bitung. Para peserta akan bertanding di berbagai cabang, mulai dari tilawah, tartil, tahfidz, tafsir, hingga kaligrafi Al-Qur’an. Pemerintah Kota berharap para peserta yang tampil dapat mengharumkan nama Bitung di ajang MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Utara dan Nasional. Lebih dari itu, MTQ diharapkan melahirkan duta-duta Al-Qur’an yang menjadi teladan di tengah masyarakat.

MTQ ke-XXXI juga dirangkaikan dengan pameran produk UMKM, bazar religi, dan kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat luas. Hal ini menunjukkan bahwa syiar Al-Qur’an tidak hanya berhenti pada lomba, tetapi merambah ke penguatan ekonomi umat dan kepedulian sosial.

Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, pelaksanaan MTQ ke-XXXI Tahun 2026 diharapkan berjalan lancar, tertib, dan memberikan dampak nyata. Bukan hanya dalam prestasi tilawah, tetapi juga dalam membentuk karakter masyarakat Bitung yang religius, toleran, damai, dan berdaya saing.

Melalui MTQ ini, Kota Bitung menegaskan komitmennya sebagai kota yang terus merawat kerukunan, menguatkan iman, dan membangun masa depan generasi muda berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

(Eds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *