Mei 20, 2026
image - 2026-05-19T190127.113

Papua, bharindo.co.id — Tokoh Muslim Papua sekaligus Ketua Takmir Masjid Raya Provinsi Papua, KH. Abdul Kahar Yelipele, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua agar tetap aman, harmonis dan kondusif.

Dalam keterangannya, KH Abdul Kahar menegaskan bahwa menjaga stabilitas keamanan di Papua bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda hingga masyarakat umum.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa persaudaraan, serta bersama-sama menjaga Papua agar tetap aman dan damai,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilai terus bekerja keras menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua.

Menurutnya, kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman dan menjaga ketenteraman masyarakat Papua.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Damai Cartenz yang selama ini telah bekerja keras menjaga keamanan di Papua. Kehadiran mereka menjadi kebanggaan bagi masyarakat karena turun langsung di tengah masyarakat dengan tujuan menjaga Papua tetap aman dan damai,” katanya.

KH Abdul Kahar juga menegaskan bahwa para pimpinan agama memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua.

Karena itu, ia mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda untuk terus bersinergi menjaga stabilitas keamanan serta mendukung program pemerintah demi terciptanya Papua yang damai dan sejahtera.

“Papua adalah honai kita bersama, rumah kita bersama. Sudah menjadi kewajiban seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat kedamaian di tanah ini,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Papua merupakan bagian sah dan tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu, seluruh masyarakat diharapkan terus menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu keamanan dan kedamaian di Tanah Papua. (edwns***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *