Mei 22, 2026
image - 2026-05-22T190935.656

JAKARTA, bharindo.co.id – Polri memberikan penghargaan kepada sejumlah kementerian, lembaga, dan BUMN atas dukungan serta kolaborasi dalam keberhasilan pengamanan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Polri Tahun 2026 yang dibuka Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Auditorium STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik, menjamin keselamatan masyarakat, serta memastikan distribusi logistik dan mobilitas nasional tetap berjalan aman selama operasi kemanusiaan berlangsung.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan keberhasilan pengelolaan lalu lintas nasional tidak dapat dilakukan Polri sendiri, melainkan membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan.

“Keberhasilan Operasi Ketupat dan pengelolaan lalu lintas nasional merupakan hasil kerja bersama lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait,” ujar Wakapolri.

Keberhasilan kolaborasi tersebut tercermin dari capaian Operasi Ketupat 2026 yang menunjukkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 5,31 persen atau berkurang 531 kasus dibanding tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, jumlah korban meninggal dunia juga turun signifikan sebesar 30,41 persen, yang berarti sebanyak 104 jiwa berhasil diselamatkan. Sementara tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik tercatat mencapai 85,3 persen.

Adapun penghargaan diberikan kepada sejumlah kementerian dan BUMN strategis, yakni Kementerian Perhubungan RI, Kementerian Pekerjaan Umum RI, Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, PT Jasa Raharja, PT Jasa Marga, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), serta PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Penghargaan tersebut diberikan atas partisipasi aktif dan kontribusi nyata dalam mendukung keberhasilan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026.

Sejumlah pimpinan kementerian, lembaga, dan mitra strategis hadir secara langsung maupun diwakili dalam penerimaan penghargaan, termasuk Ketua Komisi III DPR RI, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, pimpinan BUMN sektor transportasi dan asuransi, serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Selain pemberian penghargaan, Korlantas Polri juga memperkenalkan berbagai inovasi pelayanan lalu lintas berbasis digital sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik dan implementasi reformasi Polri.

Beberapa inovasi yang diperkenalkan di antaranya SIM Digital yang terintegrasi dengan layanan administrasi kendaraan, ETLE Drone Mobile berbasis Face Recognition, pengembangan SIGNAL (Samsat Digital Nasional), integrasi CCTV, hingga sistem berbasis Artificial Intelligence (AI).

Menurut Wakapolri, transformasi digital tersebut bertujuan menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

“Digitalisasi bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, akuntabel dan mudah diakses masyarakat,” tegas Wakapolri.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan teknologi harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan integritas personel di lapangan.

“Polantas adalah etalase Polri. Karena itu pelayanan harus semakin profesional, presisi, humanis, dan mampu memberikan rasa aman serta nyaman kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pemberian penghargaan sekaligus penguatan inovasi pelayanan publik tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi lintas sektor dan transformasi berkelanjutan guna menghadirkan sistem lalu lintas nasional yang semakin aman, modern, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *