September 10, 2026
image (5)

BIAK NUMFOR, bharindo.co.id – Memasuki hari keenam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Biak Numfor, personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Papua kembali melakukan pemadaman dan pembasahan di sejumlah lokasi yang masih ditemukan titik api maupun bara sisa kebakaran.

Penanganan dilakukan di Kampung Darfuar, kawasan belakang Pasar Maryendi, serta Kampung Sumberker, Jalan Raya Biak Timur. Dalam kegiatan tersebut, personel turut mengerahkan satu unit Water Cannon untuk membantu proses pemadaman dan pembasahan.

Personel menyasar area yang masih terdapat titik api dan bara sisa kebakaran. Penyiraman menggunakan Water Cannon dilakukan untuk mempercepat proses pendinginan pada lokasi terdampak sekaligus mencegah api kembali berkobar.

Selain melakukan pemadaman, personel juga menyisir area sekitar untuk memastikan tidak ada titik api yang luput dari penanganan. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah api kembali muncul maupun meluas ke wilayah lainnya.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Polri terus mengoptimalkan penanganan Karhutla dengan mengerahkan personel serta sarana pendukung ke wilayah yang masih ditemukan titik api.

Menurutnya, upaya penanganan tidak berhenti pada pemadaman kobaran api, tetapi juga dilanjutkan dengan pembasahan untuk memastikan bara sisa kebakaran benar-benar padam.

“Polri terus mengoptimalkan penanganan Karhutla dengan mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki, termasuk melakukan pemadaman dan pembasahan di lokasi yang masih terdapat titik api maupun bara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan api benar-benar terkendali dan mencegah kebakaran meluas,” kata Trunoyudo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

Selama proses penanganan berlangsung, personel melakukan pemantauan terhadap kondisi di setiap lokasi. Pemadaman dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan personel di lapangan.

Setelah titik api berhasil dikendalikan, proses pembasahan tetap dilakukan. Hal ini untuk memastikan bara yang masih tersisa tidak kembali menjadi sumber munculnya titik api baru.

Memasuki hari keenam, personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Papua terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam menangani Karhutla di wilayah Kabupaten Biak Numfor.

Pemantauan dan penanganan akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi lokasi benar-benar aman serta tidak terjadi penyebaran api ke wilay (ah lain.

Trunoyudo menegaskan bahwa penanganan Karhutla dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel maupun masyarakat.

“Penanganan di lapangan akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya pembakaran lahan secara sembarangan,” ujarnya.

Penanganan tersebut menjadi bagian dari respons Satbrimob Polda Papua dalam membantu mengendalikan Karhutla sekaligus mencegah dampak kebakaran meluas ke wilayah lainnya.

Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai penting dalam upaya pencegahan Karhutla, terutama dengan meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *