MINAHASA UTARA, bharindo.co.id – Kabar baik datang untuk keluarga di Kecamatan Kema. Salah satu Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Elmalika yang dilaporkan hilang kontak selama 13 hari akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di wilayah Negara Palau.
ABK tersebut adalah Rahmad Labada, 31 tahun, warga Desa Kema III, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara. Ia sebelumnya dilaporkan hilang kontak dari Perahu “Ayuda” milik Kapal Elmalika sejak 7 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi dari pihak pemilik kapal, Rahmad ditemukan terdampar di Pulau Pelelio, Negara Palau pada malam Rabu, 20 Agustus 2026. Saat ini korban sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Pulau Pelelio.
Selanjutnya, korban direncanakan akan dipindahkan ke Pulau Koror, pusat pemerintahan Palau, untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak pemilik kapal menyampaikan permohonan bantuan kepada Kodaeral VIII, Bakamla Zona Tengah, Station Bakamla Kema, Posal Kema, serta perwakilan Polsek Kema dan Basarnas Minut guna memfasilitasi proses pemulangan Rahmad ke Indonesia.

Keluarga dan warga Desa Kema III mengucapkan syukur atas ditemukannya Rahmad dalam keadaan selamat dan berharap proses pemulangan dapat segera terealisasi dengan dukungan dari seluruh instansi terkait. (eds***)
