Categories: PEMALANG

Ada Apa Dibalik Proyek Aspal Desa Wanarata

Bharindo, Pemalang Jateng – Mengungkap fakta-fakta dibalik pelaksanaan pembangunan desa, proyek pengaspalan di Dusun VII Kedungsambi Desa Wanarata Kecamatan Bantarbolang.

Penelusuran awak media mengenai proyek pengaspalan yang diduga asal jadi, di Desa Wanarata sangat perlu dicermati lebih dalam lagi.

Pasalnya, perihal adanya penyebutan pihak ketiga oleh Kepala Desa Wanarata Elok Rahmawati,SE tidak seperti yang tertera dipapan informasi.

Elok menyebutkan, pelaksana proyek tersebut adalah CV. TRI MURTI, namun kenyataannya tidak tertulis pada papan informasi. Kenapa sampai tidak ditulis pelaksana adalah CV. TRI MURTI.

Mengenai perihal tersebut, awak media mencoba berkali-kali menghubungi Kepala Desa Wanarata. Ironisnya, hingga berita ini dinaikkan, Elok Rahmawati sepertinya enggan memberikan jawaban, terkait hal ini.

Disisi lain, sejumlah aktivis di Kabupaten ikut menyoroti adanya informasi proyek pengaspalan di Desa Wanarata.

Menurut Riyanto, sebenarnya sangat riskan, karena kepala desa mempunyai kewenangan penuh terkait dana BKKD [Bantuan Keuangan Kepala Desa], karena masuk ke rekening Desa.

“Sebetulnya peran kades sangat penting karena BKKD masuk APBDes yang artinya pertanggung jawaban pengguna anggaran ada di kepala desa tapi justru rekanan kerja yang menunjuk anggota dewan,” Papar aktivis yang sudah berpengalaman puluhan tahun.

Ironisnya, beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi, Elok dengan entengnya menjawab bahwa proyek tersebut adalah pokir [Pokok Pikiran] dewan.

Ditempat lain, awak media mencoba menghubungi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ahmady Widatmojo, menjawab terkait proyek pengaspalan dan pokir dewan di Desa Wanarata.

“Pokir itu merupakan salah satu sumber perencanaan dari hasil serap aspirasi anggota DPRD di dapilnya… Yang di Wanarata tersebut diatas merupakan BKKD yang diajukan oleh Desa yang bersumber dari aspirasi DPRD,” Paparnya melalui WhatsApp, selasa [10\12\2024].

Dikonfirmasi lebih lanjut melalui Whatsapp, mengenai bagaimana teknis pihak ketiga dapat melaksanakan proyek tersebut, Elok masih enggan menjawab. Hingga berita ini dinaikkan, Kades Wanarata masih bungkam.

Yang masih janggal dan menjadi pertanyaan adalah, bagaimana teknis kepala Desa Wanarata menunjuk atau memerintahkan CV. TRI MURTI untuk melaksanakan proyek pengaspalan tersebut.

Sebagai informasi, seperti yang tertera dipapan informasi, anggaran pekerjaan proyek pengaspalan tersebut sebesar Rp.200 juta, dengan sumber dana BKKD Fokir Kabupaten 2024.
*[SatriyoAdie]*

adminbharindo

Recent Posts

Operasi Lodaya 2026 Mengguncang Garut! Polisi Sikat Pelanggaran di Jantung Kota

bharindo.co.id Garut,— Suasana kawasan Alun-Alun Tarogong mendadak jadi sorotan saat Polres Garut mengintensifkan penegakan hukum…

1 hari ago

“PROYEK SILUMAN?” CV Misterius Garap Drainase di Watulimo — Tanpa Papan, Pengawas Tak Tahu, Narahubung Hilang Kontak

bharindo.co.id Trenggalek,- Pekerjaan pembangunan saluran drainase di tepi jalan provinsi wilayah Kecamatan Watulimo mendadak menjadi…

1 hari ago

Polres Tebing Tinggi Dukung Gerakan ASRI dengan Gotong Royong di Polres dan Polsek Jajaran

bharindo.co.id Tebing Tinggi,- Sebagai wujud nyata dukungan terhadap Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)…

1 hari ago

Polres Tebing Tinggi Laksanakan Jumat Curhat di Taman Kota

bharindo.co.id Tebing Tinggi,- Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, SIK diwakili Kasat Narkoba Polres Tebing…

1 hari ago

Kunjungi Desa Panglong, Kapolsek Dolok Merawan Sampaikan Pesan Kamtibmas

bharindo.co.id Tebing Tinggi,- Kapolsek Dolok Merawan Iptu Zuhri Zulkarnaen Lubis dan Wakapolsek Ipda MTP Marpaung…

1 hari ago

Personel Polres dan Polsek Jajaran Tulungagung Gelar Kurve Bersih-Bersih Dukung Gerakan Indonesia Asri

bharindo.co.id Tulungagung,– Personel Polres Tulungagung melaksanakan kegiatan kurve atau kerja bakti bersih-bersih di seputaran Mako…

1 hari ago