Bharindo Sukabumi,– Diduga Lemahnya Pengawasan dari dinas, Proyek pembangunan saluran irigasi pertanian melalui Dinas Pertanian kabupaten Sukabumi, Jawa Barat jadi sorotan masyarak Pasalnya, proyek pembangunan saluran irigasi pertanian yang berada di kampung kamandoran desa Karang tengah, Kecamatan Cibadak, dengan pagu sebesar Rp. 184.666.000,00 diduga dikerjakan menggunakan bahan material yang kurang berkualitas
Hal itu, terlihat di lokasi proyek yang dikerjakan oleh CV Daffin Jaya Perkasa, tampak diduga kuat menggunakan pasir sungai.
” Iyaa menggunakan pasir ini, pekerjaan dari seminggu sebelum lebaran, untuk penanggung jawab gak datang pa kemaren adanya kita mah hanya pekerja saja,” Ucap salah satu pekerja.
Anehnya Proyek Tersebut Tanpa di ketahui oleh pihak UPTD Pertanian Wilayah 2 Cibadak Kabupaten Sukabumi, ” Untuk pekerjaan tersebut tidak ada pemberitahuan ke pihak kami saya baru tahu pagi tadi pertama yang ngasih tahu dari BPP dan kedua nih sekarang informasi dari media”. Tutur kepala UPTD Pertanian Wilayah 2 Yadi Mulyadi pada tanggal 10 April 2025.
Dirinya pun selalu mengingatkan kepada pihak ketiga untuk selalu kordinasi dulu kalau mau mulai pekerjaan, biar dari pengawasan dari pihak UPTD.
“Sebelumnya selalu saya tekankan dan ingatkan kepada pihak ketiga untuk kordinasi sebelum mulainya pekerjaan, kalau tidak ada perberitahuan seperti ini bagai mana kita mengawasinya”. Pungkas Yadi (spns***)
Jakarta, bharindo.co.id — Ancaman terhadap keamanan negara kini tidak lagi selalu hadir dalam bentuk senjata,…
Depok, bharindo.co.id - Korps Brimob Polri kembali melakukan manuver besar di jajaran elite pasukan. Dalam…
JAKARTA, bharindo.co.id — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus mengembangkan kasus dugaan peredaran gas…
JAKARTA, bharindo.co.id — Ancaman terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan kini berubah wajah. Jika dulu identik…
Jakarta, bharindo.co.id — Prabowo Subianto meminta generasi muda Indonesia tidak hanya bercita-cita menjadi aparatur sipil…
Jakarta, bharindo.co.id — Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh menteri, kepala badan, hingga pimpinan…