Mei 12, 2026
image (97)

Bandung, bharindo.co.id — Situasi mencekam sempat terjadi di Kota Bandung saat sekelompok orang berpakaian serba hitam melakukan aksi anarkis dengan merusak fasilitas umum hingga melakukan pembakaran, Jumat (1/5/2026) petang.

Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, turun langsung memimpin pengamanan di lapangan guna mengendalikan situasi dan melindungi masyarakat dari aksi brutal tersebut.

Dalam keterangannya, Kapolda menegaskan bahwa tidak ada agenda unjuk rasa buruh di wilayah Bandung maupun Jawa Barat pada peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini. Aksi yang sempat berlangsung sebelumnya hanya dilakukan oleh sejumlah mahasiswa di depan Gedung DPRD Jabar dan kawasan Jatinangor, yang telah selesai pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB.

Namun, situasi berubah ketika muncul kelompok tidak dikenal yang mengenakan pakaian hitam dan penutup wajah, serta membawa bahan berbahaya seperti molotov.

“Kami melihat ada orang-orang tak dikenal memakai pakaian hitam dan tutup muka, membawa molotov, merusak fasilitas umum hingga melakukan pembakaran. Awalnya hanya banner, namun berkembang hingga merusak lampu lalu lintas, CCTV milik Pemprov Jabar dan Kota Bandung, pos polisi di Tamansari, hingga videotron,” ungkapnya.

Lebih mengkhawatirkan, kelompok tersebut juga melakukan aksi sweeping terhadap pengguna jalan yang menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

“Kami bersama Pemda dan Kodam III/Siliwangi hadir langsung untuk memastikan keamanan masyarakat. Tindakan mereka sudah masuk kategori kriminal dan membahayakan petugas maupun warga,” tegas Kapolda.

Menurutnya, aparat telah berupaya mengimbau kelompok tersebut untuk membubarkan diri. Namun, imbauan tidak diindahkan dan aksi perusakan justru terus berlanjut.

“Bahaya sekali, mereka bahkan merazia pengguna jalan. Ini jelas kelompok kriminal,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah pelaku perusakan.

“Beberapa pelaku sudah kami amankan karena ini merupakan tindakan pidana. Proses hukum akan kami lakukan, dan kami akan terus berjaga untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan pengamanan serta penyisiran di sejumlah titik guna memastikan kondisi Kota Bandung kembali aman dan terkendali. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *