Agustus 6, 2026
image - 2026-08-06T131411.767

DEPOK, bharindo.co.id – Menghadapi ancaman global yang semakin kompleks, mulai dari penyalahgunaan bahan nuklir, radioaktif, hingga bahan berbahaya lainnya, Pasukan Gegana Korbrimob Polri memperkuat kerja sama internasional. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dan mitra internasional di Ruang Rapat Pasukan Gegana Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Selasa (4/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman CBRNE (Chemical, Biological, Radiological, Nuclear, and Explosives) yang kini menjadi perhatian dunia.

Audiensi diterima langsung oleh Komandan Pasukan Gegana Korbrimob Polri Brigjen Pol. Mulyadi, didampingi Dansat KBRN Pasukan Gegana Korbrimob Kombes Pol. Andy Rifai, Kasi Ops Pasukan Gegana Korbrimob AKBP Andhika Satria Oetama, serta jajaran Pejabat Utama Pasukan Gegana Korbrimob.

Sementara dari pihak internasional hadir Kevin Roshdieh, Penasihat Senior Kerja Sama Keamanan Departemen Energi Amerika Serikat/National Nuclear Security Administration (DOE/NNSA), Bridgid Chandler, Pakar Nonproliferasi DOE/NNSA, serta Fatimana Agustinanto (Agus) selaku Koordinator Program Nasional UNODC di Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama strategis dalam memperkuat kapasitas nasional menghadapi berbagai ancaman yang melibatkan bahan nuklir, radioaktif, maupun bahan berbahaya lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan nasional.

Selain mempererat hubungan kelembagaan, audiensi juga difokuskan pada pengembangan kemampuan personel melalui berbagai program pelatihan, peningkatan kompetensi teknis, pertukaran pengetahuan, hingga pemanfaatan teknologi modern dan praktik terbaik yang mengacu pada standar internasional.

Penguatan kapasitas tersebut diarahkan agar personel Pasukan Gegana Korbrimob semakin siap menghadapi berbagai kemungkinan insiden CBRNE, baik dalam operasi penanggulangan terorisme, penanganan bahan berbahaya, maupun respons terhadap situasi darurat berskala nasional.

Dalam diskusi, kedua belah pihak juga membahas peluang kerja sama berkelanjutan yang mencakup pelatihan teknis, peningkatan profesionalisme personel, serta pengembangan kemampuan operasional agar sesuai dengan standar internasional dalam menghadapi ancaman keamanan modern.

Kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara Pasukan Gegana Korbrimob Polri, UNODC, dan DOE/NNSA untuk memperkuat kesiapsiagaan nasional melalui kerja sama teknis, transfer pengetahuan, serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia secara berkesinambungan. (kgs***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *