Mei 23, 2026
WhatsApp Image 2026-05-23 at 13.19.34

Majalengka, bharindo.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan penyaluran insentif guru ngaji dan marbot, penganugerahan BAZNAS Award 2026, peluncuran (launching) Kampung Zakat, hingga penyerahan bantuan Rumah Layak Huni (Rutilahu) bertempat di Gedung Islamic Center Majalengka pada Kamis (21/5).

Acara yang dihadiri Bupati Majalengka, Wakil Bupati, BAZNAS pusat, BAZNAS Provinsi, Ketua DPRD Majalengka, Forkopimda, Ketua MUI Majalengka, para kepala OPD, Camat dan Undangan.

Bupati Majalengka, Eman Suherman mengapresiasi tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka yang konsisten dan transparan dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan masyarakat.

Bupati menambahkan, perhatian terhadap sektor sosial dan keagamaan ini bukan hal baru, melainkan sudah tertuang dalam visi-misi utama pemerintah daerah.

​”Hal ini sejalan dengan misi saat kampanye, yaitu mewujudkan masyarakat Majalengka yang Langkung Sae (Lebih Baik), terutama di bidang kehidupan sosial dan keagamaan. Ini adalah bentuk konkret dari visi tersebut,” tegasnya.

Melalui stimulus ini, Bupati berharap program ini dapat terus dipertahankan di masa mendatang sekaligus menjadi pemantik semangat bagi para penerima manfaat.

​Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa seluruh capaian dan keberhasilan program BAZNAS selama ini bukanlah kerja individu lembaga, melainkan hasil nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial seluruh elemen masyarakat Majalengka.

​”Hari ini kami melaksanakan rangkaian kegiatan sekaligus. Ini bukan keberhasilan BAZNAS semata, melainkan buah dari kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong seluruh masyarakat Kabupaten Majalengka,” ujar H. Agus Asri Sabana dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Majalengka menyalurkan dana insentif dengan total mencapai Rp1.372.000.000 (1,372 Miliar Rupiah). Bantuan ini didistribusikan kepada 1.372 orang yang tersebar di 343 Desa / Kelurahan yang ada di 26 Kecamatan, dengan formulasi perhitungan 4 orang perwakilan dari setiap desa . Para penerima manfaat terdiri dari para pejuang keagamaan di akar rumput, yaitu Guru ngaji, Imam masjid, Marbot masjid dan Petugas pemulasaraan jenazah (Amil).

​” Masing-masing penerima mendapatkan insentif tunai sebesar Rp1.000.000 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga syiar Islam di lingkungan masing-masing,” jelas Agus Asri.

​BAZNAS Majalengka juga menganugerahkan BAZNAS Award 2026. Penghargaan ini diberikan kepada 34 penerima yang terbagi ke dalam 15 kategori. para peraih penghargaan mencakup Unit Pengumpul Zakat (UPZ) OPD, lembaga vertikal, BUMD, tingkat kecamatan, desa/kelurahan, DKM, hingga satuan pendidikan (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA), serta tokoh masyarakat dan pengusaha (aghnia) yang konsisten mendukung gerakan kerja zakat.

​Selain itu BAZNAS juga meluncurkan inovasi Kampung Zakat. Ini sebagai dukungan Program Pemerintah dalam memperkuat ekosistem zakat berbasis pemberdayaan masyarakat. Program Kampung Zakat ini didesain terintegrasi untuk mendukung penuh visi dan misi Pemerintah Daerah, khususnya program Majalengka Langkung SAE selain dalam mengakselerasi modernisasi masjid di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka.


Bersamaan dengan agenda tersebut, diserahkan pula secara simbolis bantuan stimulan Rumah Layak Huni (Rutilahu) bagi warga yang membutuhkan.( Yet’s ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *