Mei 23, 2026
WhatsApp Image 2026-05-23 at 01.31.42

Trenggalek, Bharindo co.id – DPRD kabupaten Trenggalek gelar rapat bersama forum masyarakat Trenggalek bergerak (FMTB) bedah permasalahan akses jalan desa sengon ngares dan prambon rusak parah akibat adanya penambangan, Jumat ( 22 / 05/ 2026 ).

Rapat dihadiri oleh organisasi pemerintah daerah (OPD) dalam bidang tersebut, forum masyarakat Trenggalek bergerak (FMTB), kepala desa sengon, Ketua komisi III beserta anggotanya juga turut hadir wakil ketua DPRD kabupaten Trenggalek Arik Ari Wahyuni.

Keluhan masyarakat jalan rusak akibat pertambangan juga kebocoran pipa perusahaan Daerah air minum (PDAM) hal inilah dari FMTB bergerak untuk menyampaikan dan mencari solusi ke Dewan perwakilan rakyat (DPR) karena kerusakan sangat meresahkan dan berdampak ke segala kegiatan dan aktivitas masyarakat.

Koordinator FMTB “Ali Rosidin, menyampaikan dalam rapat tersebut apa yang sudah menjadi keluhan masyarakat.

“Jalan rusak karena dipicu sering dilewati truk truk tambang yang setiap harinya sekitar ada 6 truk yang lalu lalang, jalan yang rusak kurang lebih ada 10 km jalan penghubung Kecamatan antara desa sengon Kecamatan bendungan yang menghubungkan desa ngares Kecamatan Trenggalek juga sampai desa prambon Kecamatan tugu. Kami berharap forum musyawarah bersama DPRD dan OPD terkait segera diperbaiki jalan yang rusak tersebut agar tidak ada korban pengguna jalan yang tidak diinginkan, bila tidak segera diperbaiki hanya tanggapan saja kami akan tindaklanjuti aksi bersama masyarakat, tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh kepala desa sengon Kecamatan bendungan “Dwi Yulianto, “mohon ini diperhatikan betul karena mulai tahun 2001 kami bersama masyarakat berswadaya melakukan penambalan kurang lebih habis 16 juta dan bulan puasa kemarin kami pun melakukan penambalan jalan yang rusak, mohon segera diperbaiki tatkala hujan tidak banyak pengguna jalan yang jatuh pernah suatu ketika saya membawa warga saya yang sakit menuju rumah sakit sampai rumah sakit sudah meninggal dunia karena mobil tidak bisa berjalan dengan cepat yang kedua juga pernah saya membawa ibu mau melahirkan belum sampai rumah sakit sudah melahirkan di jalan,Sekali lagi saya mohon untuk segera diperbaiki karena anak-anak sekolah dan bapak ibu guru juga sering terjatuh di situ, karena gorong-gorong parit juga sudah rusak walaupun setiap tahun bantuan-bantuan dari Bu Arik maupun dari PUPR itu belum maksimal, ungkapnya.

Permasalahan tersebut ditanggapi serius oleh komisi III dan wakil ketua DPRD kabupaten Trenggalek. disampaikan dengan tegas oleh wakil ketua DPRD Arik memihak kepada masyarakat oleh karena itu disampaikan untuk menindaklanjuti serius kepada OPD yang berwenang untuk mencari penyelesaian sekaligus penanganan akses jalan yang rusak.

Arik, menyayangkan tidak hadirnya dari pihak penambang dan juga belum ada kejelasan izin penambangan, kerusakan jalan diduga kuat dipicu oleh truk -truk pengangkut batu andesit.

“Ini hasrif yang harus segera ditindaklanjuti kedatangan rekan-rekan FMTB intinya menuntut perbaikan jalan yang rusak dan pipa PDAM.
Tadi dari pihak PUPR sudah menjelaskan segera melakukan evaluasi Saya harap ini bukan hanya ucapan dan janji semata, tuturnya.

“Kita berupaya akan kita anggarkan pada APBD anggaran 2026 masuk perubahan anggaran keuangan (P A K) kalau tidak bisa nanti masuk APBD awal tahun 2027, agar persoalan ini segera terselesaikan, pungkarnya. (wdys***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *