Categories: TRENGGALEK

Belum 3 Bulan Sudah Ambrol! Proyek Talud–Jembatan Jalan Nasional Trenggalek Diduga Jadi Bancakan, LSM Desak APH Bongkar Dugaan Mark Up

TRENGGALEK, bharindo.co.id – Proyek penanganan talud dan jembatan Puncanganak di ruas Jalan Nasional penghubung Trenggalek–Ponorogo menuai sorotan keras. Bangunan yang belum genap tiga bulan selesai dikerjakan dilaporkan telah berulang kali mengalami keretakan hingga ambrol, memunculkan dugaan lemahnya pengawasan dan kualitas pekerjaan yang dipertanyakan.

Temuan tersebut mencuat setelah LSM Kompak, Relawan Suket Teki, bersama warga melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Kamis (23/7/2026). Dari hasil investigasi lapangan, ditemukan sejumlah retakan pada struktur bangunan yang dinilai cukup serius, serta indikasi pelaksanaan pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar konstruksi.

Menurut hasil investigasi yang disampaikan LSM Kompak, lemahnya pengawasan dari perwakilan PUPR serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan proyek tersebut mengalami kerusakan dalam waktu singkat. Dugaan tersebut merupakan klaim dari pihak pelapor dan belum menjadi kesimpulan resmi.

“Pengerjaan ini belum ada tiga bulan, tetapi sudah berulang kali ambrol. Kami menemukan banyak retakan dan hasil pengerjaan di lapangan yang diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi maupun standar kualitas,” ujar salah seorang warga yang ikut menyaksikan kondisi proyek.

Pada Kamis (23/7/2026), perwakilan lembaga bersama sejumlah awak media juga mendatangi kantor instansi terkait untuk meminta klarifikasi kepada pihak pengawas proyek. Namun, menurut keterangan yang diperoleh di lokasi, pejabat yang hendak ditemui belum dapat memberikan penjelasan karena sedang melaksanakan tugas dinas luar.

Ketua LSM Kompak sekaligus Ketua DPC Relawan Suket Teki, Trimo Dwi Cahyono, meminta PUPR dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional segera melakukan inspeksi langsung ke lokasi. Ia juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) mengawasi proyek tersebut karena pihaknya menduga terdapat indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan.

“Dengan temuan adanya proyek yang diduga dikerjakan asal-asalan, kami dari LSM Kompak akan segera menyampaikan surat pengaduan kepada Aparat Penegak Hukum (APH),” tegas Trimo.

Selain dugaan kualitas pekerjaan yang rendah, Trimo juga menyampaikan dugaan adanya mark up anggaran dan mark up konstruksi. Dugaan tersebut masih merupakan pernyataan dari pihak pelapor dan belum dibuktikan melalui proses penyelidikan maupun putusan hukum.

Masyarakat berharap Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional segera melakukan audit teknis secara menyeluruh terhadap proyek tersebut. Mereka juga meminta APH turun tangan untuk memastikan seluruh proses pembangunan telah sesuai aturan, sehingga keselamatan pengguna jalan tidak dikorbankan akibat dugaan pekerjaan yang bermasalah. (wdys***)

adminbharindo

Recent Posts

Jaringan Narkoba Antarprovinsi Digulung! Bareskrim Polri Sita 86,4 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi, Dua Otak Pelaku Masih Diburu

JAKARTA, bharindo.co.id – Komitmen Polri dalam memerangi peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan. Tim Subdirektorat IV…

32 menit ago

Cetak Generasi Tangguh! Polri Terjunkan 372 Taruna Akpol Jadi Kakak Asuh di 73 Sekolah Rakyat, Perang Melawan Perundungan dan Krisis Karakter Dimulai

JAKARTA, bharindo.co.id – Komitmen Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia kembali dibuktikan. Sebanyak…

38 menit ago

Love Scamming Makin Mengancam! Polri Perkuat Penyidik Hadapi Gelombang Kejahatan Digital yang Terus Berevolusi

JAKARTA, bharindo.co.id – Maraknya kejahatan digital dengan berbagai modus baru menjadi perhatian serius Polri. Salah…

44 menit ago

Kemarau Makin Menggila! Warga Wadaslintang Krisis Air, Polres Wonosobo Bergerak Cepat Salurkan 10.000 Liter Air Bersih

WONOSOBO, bharindo.co.id – Dampak musim kemarau mulai dirasakan masyarakat Kabupaten Wonosobo. Krisis air bersih yang…

1 jam ago

Kejaksaan Negeri Wonosobo Lakukan Penggeledahan di Dinas Sosial untuk Dalami Dugaan Penyimpangan Program PKH

  Wonosobo, bharindo.co.id - Kejaksaan Negeri Wonosobo memberikan penjelasan terkait kegiatan penggeledahan yang dilaksanakan pada…

1 jam ago

Antrian BBM di SPBU Se-Kabupaten Pamekasan Memanjang, Warga Keluhkan Kelangkaan Pasokan

PAMEKASAN, bharindo.co.id - Fenomena antrian kendaraan yang sangat panjang di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar…

1 jam ago