JAKARTA, bharindo.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memperkuat strategi perang melawan narkoba hingga ke tingkat desa dengan menggandeng Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI). Langkah ini dinilai menjadi upaya penting untuk memperkuat ketahanan masyarakat desa sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa desa memiliki posisi strategis dalam upaya pencegahan narkoba karena menjadi garda terdepan yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Penting pula keterlibatan seluruh elemen bangsa dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud apabila generasi muda terbebas dari ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa.
“Jangan sampai Generasi Emas 2045 justru berubah menjadi Generasi Cemas akibat penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Karena itu, BNN memberikan apresiasi kepada PABPDSI yang telah menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dalam mendukung program Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) hingga ke pelosok desa.
Sinergi tersebut telah diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman antara BNN RI dan PABPDSI yang dilakukan beberapa waktu lalu. Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BNN RI bersama Ketua Umum PABPDSI, Fery Radiansyah.
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat desa sebagai ujung tombak pengawasan dan edukasi.
Ketua Umum PABPDSI, Fery Radiansyah, menegaskan pihaknya siap menggerakkan seluruh jaringan organisasi untuk mendukung program BNN. Dengan kekuatan sekitar 570 ribu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tersebar di seluruh Indonesia, PABPDSI optimistis dapat memperluas jangkauan gerakan Desa Bersinar.
“Kami siap mengoptimalkan peran seluruh anggota BPD untuk mendukung berbagai program pencegahan narkoba hingga ke tingkat desa,” ujarnya.
Fery menambahkan bahwa nota kesepahaman tersebut menjadi mandat bagi seluruh jajaran PABPDSI untuk berperan aktif dalam mendukung upaya P4GN di wilayah masing-masing.
Melalui kolaborasi ini, BNN berharap edukasi, pencegahan, rehabilitasi, hingga pemberantasan narkoba dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif, terutama di wilayah pedesaan yang selama ini menjadi salah satu sasaran peredaran narkotika.
Sinergi antara BNN dan PABPDSI juga diharapkan mampu menciptakan sistem pengawasan berbasis masyarakat yang lebih kuat sehingga ancaman narkoba dapat dicegah sejak dini dari lingkungan terkecil, yakni desa.
Dengan melibatkan ratusan ribu perangkat desa di seluruh Indonesia, gerakan Indonesia Bersinar diharapkan semakin masif dan menjadi benteng kuat dalam menjaga masa depan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. (ils78***)
