Categories: Nasional

BNPB: Respons Cepat Pemda Jadi Kunci Kendalikan Karhutla

Bharindo Jakarta,- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai respons cepat pemerintah daerah bersama tim gabungan menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meluas pada transisi musim kering medio Juni-Juli 2025.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan bahwa repons cepat sebagaimana yang dilakukan tim pemadam gabungan mengendalikan karhutla di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

“Karhutla melanda wilayah perbukitan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota pada Senin (9/6), dan bisa segera dipadamkan meskipun terkendala oleh kondisi geografis berbukit terjal bebatuan dan yang berbahaya bagi personel tim pemadam,” ujar Kapus Abdul, Selasa (10/6/2025).

“Langkah cepat ini dari tim gabungan yang terdiri atas Manggala Agni, BPBD, TNI, Polri dan damkar – masyarakat setempat,” tambahnya.

BNPB terus mendorong peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi karhutla di bawah kendali pemerintah daerah, termasuk melalui patroli terpadu, deteksi dini titik panas, dan edukasi masyarakat.

BNPB juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api agar pemadaman dapat dilakukan sedini mungkin.

Menurut Kapus Abdul, kesiapsiagaan atau upaya mitigasi perlu diperkuat, termasuk pelibatan aktif masyarakat di daerah rawan penting karena karhutla masih berpotensi meningkat dasarian ketiga Juni – sampai dengan puncak kemarau Juli-Agustus.

Data Kementerian Kehutanan mencatat sampai dengan Kamis (22/4) total luasan karhutla nasional sudah sebesar 3.207 hektare, dengan rincian 1.227 hektare di lahan gambut dan 1.980 hektare di tanah mineral.

Tiga provinsi dengan luas karhutla terbesar adalah Riau (699 hektare), Kalimantan Barat (494 hektare), dan Aceh (296 hektare).

Adapun jumlah titik panas api berdasarkan satelit Terra/Aqua (MODIS NASA) pada periode 1 Januari hingga 30 Mei 2025 tercatat 244 titik atau turun 55,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 550 titik. (ils78***)

adminbharindo

Recent Posts

Polisi Amankan Terduga Penjual Obat Keras Tertentu di Malangbong, Ratusan Butir Obat Disita

GARUT, bharindo.co.id — Unit Reskrim Polsek Malangbong Polres Garut mengamankan seorang pria yang diduga menjual…

1 hari ago

Sambut HUT TNI ke-81 Dan HUT ke 76 Kodam IV/Dip, Kodim 0707/Wonosobo Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tieng

Wonosobo, bharindo.co.id – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah ditunjukkan Kodim 0707/Wonosobo dengan menyalurkan bantuan…

1 hari ago

Pendaftaran Ditutup Hari Ini, 5 Bakal Calon Hukum Tua Tontalete Rok-rok Siap Bertarung, 2 Srikandi vs 3 Laki-Laki

Minut, bharindoi.co.id - Detik-detik akhir penutupan pendaftaran Bakal Calon Hukum Tua Desa Tontalete Rok-rok berlangsung…

1 hari ago

Bhabinkamtibmas Polsek Sumarorong Amankan Pengurapan Vikaris di Pasapa Mambu, Warga Diimbau Waspada Karhutla

MAMASA, Bharindo.co.id – Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali diwujudkan Bhabinkamtibmas Desa Pasapa Mambu, Kecamatan…

1 hari ago

Ditreskrimsus Polda Sulbar Tuntaskan Kasus Korupsi Dana Desa Lampoko, Kerugian Negara Capai Rp746,34 Juta

POLMAN, Bharindo.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Barat menuntaskan penyidikan perkara dugaan…

1 hari ago

HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Ditlantas Polda Sulbar Padukan Doa, Layanan Kesehatan dan Aksi Donor Darah

MAMUJU, Bharindo.co.id – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Korps Lalu Lintas Bhayangkara, Direktorat Lalu…

1 hari ago