Mei 29, 2024

Bharindo Keerom ~ Dokter Satgas Yonif 310/KK Lettu Ckm dr. Rizky A.P. Marpaung yang berada di Pos Yabanda berikan pertolongan pertama kepada Ahmad Gusbager (9) yang terluka pada bagian paha kaki kanan akibat gigitan babi hutan saat dirinya sedang berburu di Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Selasa (9/4/2024).

Hal tersebut dibenarkan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (10/4/2024).

Dansatgas menuturkan, berdasarkan laporan yang diterima, korban dibawa ke Pos oleh keluarganya Jems Gusbager (17) bermaksud meminta pertolongan untuk mengobati luka yang diderita adiknya.

“Setelah kita periksa kondisinya, luka robek yang dialami sekitar panjang 15 cm dan lebar 5 cm dengan kedalaman luka 1 cm. Posisi luka berada di kaki kanan bagian paha atas,” ucap Dansatgas.

Lanjut dikatakan, tindakan medis yang dilakukan Lettu Ckm dr. Rizky A. P. Marpaung adalah membersihkan luka dan menghentikan pendarahan, Dokter Satgas memberikan suntikan anestesi sebelum melakukan penjahitan luka luar dan dalam. Sebanyak 15 jahitan bagian dalam dan 20 jahitan bagian luar diberikan kepada Ahmad.

Menurut Letkol Inf Andrik Fachrizal, membantu masyarakat merupakan bagian dari tugas Satgas Yonif 310/KK di samping tugas pokoknya dalam menjaga perbatasan, yaitu memberikan bantuan kesehatan kepada masyarakat setempat.

Sementara itu, Dokter Satgas Yonif 310/Kk Letttu Ckm dr. Rizky A. P. Marpaung menambahkan untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhannya selain diberikan obat anti nyeri dan antibiotik, Ahmad juga harus melakukan kontrol terhadap lukanya tersebut.

“Empat hari kedepan kita akan lakukan pengecekan ulang terhadap lukanya, semoga dia lekas sembuh dan dapat beraktivitas lagi seperti biasanya” tambah Dokter Rizky.

Disisi lain, Jems Gusbager (17) mengucapkan terima kasihnya kepada personil Satgas yang sudah membantu mengobati luka yang diderita adiknya.

mo

“Saya sudah melarang dia (ahmad) untuk ikut berburu, tapi dia memaksa. Saya panik setelah melihat luka di kakinya. Puji Tuhan, abang-abang TNI dengan cepat mengobati luka Ahmad. Terima kasih abang, semoga Tuhan membalas dengan cara-Nya semua kebaikan ini,” tutur Jems. (Ss***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.