MOJOKERTO, bharindo.co.id – Kawasan bekas pertambangan sirtu Ranu Manduro, Ngoro, Mojokerto, berubah menjadi arena adrenalin saat Komunitas DOLAN BARENG merayakan hari jadinya yang ke-2 pada 1–2 Agustus 2026. Puluhan peserta dari berbagai komunitas pecinta alam berkumpul mengikuti latihan rappelling, olahraga tali-menali yang dikenal menantang sekaligus menuntut disiplin tinggi dalam penerapan prosedur keselamatan.
Perayaan anniversary kali ini bukan sekadar seremoni. DOLAN BARENG menghadirkan kegiatan edukatif berupa pelatihan teknik menuruni medan vertikal secara aman, terukur, dan sesuai standar keselamatan. Seluruh peserta dibimbing oleh instruktur berpengalaman agar memahami teknik dasar sekaligus penggunaan perlengkapan yang benar.
Rappelling atau abseiling merupakan teknik menuruni tebing, dinding bangunan, maupun medan vertikal lainnya menggunakan tali serta perangkat keselamatan khusus. Teknik ini banyak diterapkan dalam kegiatan panjat tebing, olahraga alam bebas, hingga operasi pencarian dan penyelamatan (rescue).
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai penggunaan perlengkapan standar seperti tali karmantel, harness, carabiner, descender, helm pelindung, dan sarung tangan. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan prosedur keselamatan yang ketat untuk meminimalkan risiko.
“Rappelling bukan sekadar menguji keberanian, melainkan bentuk latihan kedisiplinan serta kepercayaan penuh terhadap keandalan alat dan arahan instruktur,” ujar salah satu pemateri saat memberikan simulasi kepada peserta.
Ketua Koordinator DOLAN BARENG, Anggriawan Dryantara, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan olahraga tali-menali kepada masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antar komunitas pecinta alam.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal olahraga tali-menali dan memahami bahwa aktivitas ini harus dilakukan dengan pengetahuan, keterampilan, serta standar keselamatan yang benar. Terima kasih kepada seluruh komunitas dan tamu undangan yang telah mendukung suksesnya Anniversary ke-2 DOLAN BARENG,” ujar Anggriawan.
Sejumlah komunitas turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya MITOS, WALANG, Bongso Alus, Team Sakit, Kerapala, Kartasr SUB 1, DSN Ngelawang, serta berbagai komunitas dan tamu undangan lainnya.
Perayaan Anniversary ke-2 DOLAN BARENG membuktikan bahwa olahraga ekstrem bukan hanya soal keberanian, tetapi juga tentang edukasi, disiplin, kerja sama, dan kepatuhan terhadap standar keselamatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda tertarik menyalurkan hobi petualangan secara positif, bertanggung jawab, dan aman. (meis***)
BITUNG, bharindo.co.id – Mengantisipasi potensi dampak fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung lebih panjang, Polres…
BITUNG, bharindo.co.id – Komitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat kembali ditegaskan Anggota DPRD Kota Bitung, Ahmad Syafrudin…
BITUNG, bharindo.co.id – Sebagai upaya membentuk generasi muda yang disiplin, berintegritas dan berjiwa nasionalisme, Kapolres…
Pasangkayu, bharindo.co.id – Sengketa lahan antara masyarakat Dusun Marisa, Desa Lariang , Kecamatan Tikke Raya.…
Rokan Hilir, bharindo.co.id – Menjawab keresahan masyarakat pesisir terhadap maraknya kasus malaria, Polda Riau melalui…
Rohil, bharindo.co.id - Oknum (okp.ipk) Kec. Bathin Solapan Kab. Bengkalis mengaku mendampingi keluarga saat ingin…