bharindo.co.id Aceh Tamiang,— Kendaraan taktis Korps Brimob Polri yang difungsikan sebagai dapur lapangan akhirnya berhasil menembus wilayah Aceh Tamiang setelah sebelumnya daerah tersebut terisolasi akibat banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra. Setibanya di lokasi, dapur lapangan itu langsung didirikan di kawasan Islamic Center sejak Kamis (4/12/2025) malam.
Dari kendaraan dapur lapangan tersebut, personel Brimob menyiapkan dan membagikan sekitar 100 porsi makanan bagi para pengungsi yang berada di lokasi.
“Siang masuk, malam langsung operasional,” ujar Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Jumat (5/12/2025).
Aceh Tamiang menjadi salah satu kabupaten yang terdampak paling parah dan sempat terputus aksesnya akibat tingginya genangan banjir serta material longsor. Kehadiran dapur lapangan Brimob Polri pun menjadi titik penting bagi warga yang mengungsi dan membutuhkan bantuan makanan siap saji.
Sebelumnya, pada Rabu (3/12/2025), Komjen Pol. Dedi telah turun langsung meninjau beberapa titik pengungsian di Bukit Raya, Aceh Tamiang. Bersama Bupati Armia Fahmi, ia melihat kondisi warga di pos pengungsian Kementerian Sosial (Kemensos), kawasan Pendopo Bupati yang sempat terendam hingga dua meter, serta gudang logistik.
Di pos Kemensos, Wakapolri juga berkoordinasi dengan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono untuk mempercepat penanganan dan distribusi bantuan. Setelah evaluasi bersama, Komjen Pol. Dedi memerintahkan pengerahan tambahan kendaraan taktis Brimob berupa dapur lapangan, water treatment, dan watergen dari polda terdekat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Selain mendata kebutuhan pengungsi, Wakapolri juga menemukan banyak anggota kepolisian setempat yang tidak dapat bekerja optimal karena markas polres, polsek, hingga kendaraan dinas turut terendam banjir dan lumpur. (azs***)