Categories: Nasional

GELOMBANG PERTAMA EVAKUASI WNI DARI TIMUR TENGAH TIBA DI TANAH AIR, PEMERINTAH PASTIKAN PERLINDUNGAN MAKSIMAL

JAKARTA bharindo.co.idPemerintah Indonesia memastikan terus memberikan perlindungan maksimal kepada warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan Timur Tengah yang saat ini tengah dilanda konflik.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menegaskan bahwa keselamatan WNI menjadi prioritas utama pemerintah di tengah dinamika situasi internasional yang semakin kompleks.

Pemerintah memberikan upaya nyata dalam memberikan perlindungan maksimal kepada WNI, sekaligus memastikan keselamatan warga negara tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika konflik internasional,” ujar Menko Polkam, Rabu (11/3/2026).

Dalam proses evakuasi yang dilakukan pemerintah, sebanyak 22 WNI berhasil dipulangkan ke Indonesia sebagai gelombang pertama. Mereka menempuh perjalanan udara melalui jalur transit di Baku, sebelum akhirnya tiba dengan selamat di Jakarta.

Menurut Menko Polkam, keberhasilan evakuasi tersebut merupakan hasil kerja sama dan koordinasi intensif antara pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama perwakilan Republik Indonesia di kawasan Timur Tengah yang terus memantau perkembangan situasi keamanan.

Ia juga memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi tersebut, mulai dari Kementerian Luar Negeri hingga unsur pemerintah lainnya yang turut memastikan proses repatriasi berjalan dengan aman dan terkoordinasi.

Selain itu, pemerintah akan terus meningkatkan pemantauan terhadap kondisi di kawasan Timur Tengah guna memastikan keselamatan WNI yang masih berada di wilayah konflik.

Menko Polkam juga mengimbau seluruh WNI yang berada di kawasan Timur Tengah untuk tetap berkomunikasi secara aktif dengan perwakilan pemerintah Indonesia di negara masing-masing.

Pemerintah juga mengimbau para WNI yang berada di kawasan konflik Timur Tengah untuk terus berkoordinasi dengan perwakilan RI setempat guna memastikan keselamatan dan kelancaran proses repatriasi,” ungkapnya.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mengambil langkah cepat dan terukur dalam melindungi seluruh WNI di luar negeri, khususnya di wilayah yang tengah menghadapi situasi konflik. (azs***)

adminbharindo

Recent Posts

Polda Papua Gelar Apel Pagi Gabungan, Perkuat Disiplin dan Soliditas Personel

Jayapura, bharindo.co.id  — Kepolisian Daerah Papua menggelar apel pagi gabungan di Mapolda Papua Baru, Koya…

3 jam ago

Polda Bali Intensifkan Pengawasan Harga Pangan, Satgas Saber Pangan Turun ke Pasar dan Distributor

Denpasar, bharindo.co.id — Polda Bali melalui Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pangan (Satgas Saber Pangan)…

3 jam ago

Bid Propam Polda Kaltim Periksa Senjata Api dan Disiplin Personel Polres Kutai Timur

Kutai Timu, bharindo.co.id — Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan…

3 jam ago

Polisi Periksa Sopir Taksi Listrik Usai Insiden Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi

Bekasi, bharindo.co.id  — Kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap sopir taksi listrik online Green SM menyusul insiden…

3 jam ago

Korban Tewas Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Bertambah Jadi 15 Orang

Jakarta, bharindo.co.id  — Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan…

3 jam ago

Pasokan Energi Nasional Stabil, Pemerintah Perkuat Strategi Kemandirian Energi

Jakarta, bharindo.co.id — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan kondisi pasokan…

3 jam ago