Februari 26, 2026
a0ba3a45-cb2e-4115-acd9-c9e23a9db0dd

bharindo.co.id OKU Selatan,— Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan selama beberapa hari terakhir memicu bencana tanah longsor yang nyaris melumpuhkan akses warga. Longsor terjadi di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sindang Danau, pada Rabu pagi, 4 Februari 2026.

Diduga akibat tanah yang jenuh air, material longsoran berupa tanah dan bebatuan raksasa tiba-tiba ambrol dan menimbun badan jalan setinggi sekitar 4–5 meter dengan panjang mencapai 20 meter. Akibatnya, aktivitas warga terganggu dan arus transportasi di kawasan tersebut terputus.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, Indra Gunawan, menyebut longsor dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang membuat struktur tanah menjadi labil.

“Curah hujan yang tinggi menyebabkan tanah jenuh air dan memicu longsor. Saat ini kami masih melakukan evakuasi material di lokasi kejadian,” ujar Indra.

Usai kejadian, pemerintah desa bersama warga sempat bergotong-royong membersihkan material longsoran. Namun upaya tersebut tidak berjalan optimal karena kondisi tanah masih labil dan ancaman longsor susulan masih mengintai.

Untuk mempercepat penanganan sekaligus meminimalkan risiko bagi warga, BPBD OKU Selatan akhirnya menurunkan satu unit alat berat ke lokasi kejadian.

“Volume material longsor cukup besar dan berpotensi membahayakan. Alat berat diperlukan agar proses pembersihan lebih cepat dan jalan bisa segera kembali normal,” tambah Indra.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan longsor, mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Bencana ini menjadi peringatan serius akan tingginya kerentanan wilayah perbukitan OKU Selatan terhadap longsor saat musim hujan, sekaligus menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat di daerah rawan bencana. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *