Mei 11, 2026
hrq01647_371534

Jakarta, bharindo.co.id – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryonugroho, melaksanakan silaturahmi media bersama Kepolisian Republik Indonesia di Universitas Negeri Jakarta, Kamis (7/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kakorlantas menyampaikan apresiasi atas sinergi media dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam sambutannya, Kakorlantas Polri menjelaskan bahwa pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri tahun 2026 berjalan aman, lancar, tertib, dan terkendali. Bahkan, tahun ini tercatat sebagai puncak arus mudik tertinggi dalam sejarah dengan jumlah kendaraan mencapai 270.315 unit.

Menurutnya, keberhasilan Operasi Ketupat 2026 tidak terlepas dari kontribusi media dan awak media yang aktif menyampaikan informasi lalu lintas kepada masyarakat selama masa libur Lebaran.

“Melalui pemberitaan, informasi rekayasa lalu lintas yang dilakukan berdasarkan adaptive traffic management, bukan lagi semata-mata berbasis waktu, serta edukasi keselamatan berkendara yang disampaikan kepada publik, masyarakat dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan sehingga perjalanan mudik dan balik dapat berlangsung lebih aman dan lancar,” ujar Kakorlantas Polri.

Berdasarkan data aspek keselamatan lalu lintas, Operasi Ketupat 2026 mencatat penurunan angka kecelakaan sebesar 5,31 persen serta penurunan fatalitas korban meninggal dunia hingga 30,41 persen. Selain itu, selama operasi berlangsung tidak terdapat kejadian menonjol yang mengganggu situasi kamtibmas maupun kelancaran arus lalu lintas.

Kakorlantas menegaskan, berbagai strategi yang diterapkan dalam pengelolaan lalu lintas mulai menunjukkan hasil positif terhadap peningkatan keselamatan masyarakat di jalan raya.

“Berbagai langkah dan strategi yang dilakukan dalam pengelolaan lalu lintas, edukasi keselamatan, manajemen rekayasa lalu lintas, hingga penegakan hukum mulai memberikan dampak positif terhadap peningkatan keselamatan berlalu lintas di masyarakat,” tambahnya.

Operasi Ketupat 2026 juga dinilai menunjukkan peningkatan kualitas pelayanan yang semakin adaptif, humanis, dan berbasis teknologi. Hal itu diwujudkan melalui optimalisasi pos pengamanan dan pelayanan selama 24 jam, kehadiran tim urai dan public address, program mudik gratis Polri Presisi, hingga pemanfaatan command center, ETLE drone patrol, dan pemantauan lalu lintas berbasis data real-time.

“Keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 harus kita jadikan sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengamanan, serta manajemen lalu lintas pada masa mendatang,” jelasnya.

Ke depan, terdapat sejumlah aspek yang menjadi fokus evaluasi, mulai dari keamanan dan keselamatan, kelancaran lalu lintas, adaptivitas manajemen dan rekayasa lalu lintas, penguatan komunikasi publik, hingga leadership dan pola pengambilan keputusan di lapangan.

Kakorlantas Polri juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengedepankan pendekatan strategis melalui optimalisasi predictive traffic policing dalam pengelolaan lalu lintas modern. Selain itu, penerapan adaptive traffic management akan terus diperkuat agar setiap pengambilan keputusan dilakukan secara tepat waktu dan efektif.

Di akhir kegiatan, Kakorlantas Polri menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh media dan awak media yang telah bekerja keras dan penuh dedikasi dalam mendukung suksesnya Operasi Ketupat 2026.

“Peran media bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran masyarakat, menjaga optimisme publik, serta mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Indonesia,” pungkas Kakorlantas Polri. (hnds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *